Kairo, MINA – Ekonomi Mesir tumbuh 5,1 persen pada tahun fiskal 2025/2026, melebihi perkiraan Lembaga Keuangan Internasional, kata Menteri Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi, Ahmed Rostom.
Rostom mengumumkan angka tersebut dalam pertemuan dengan eksekutif dari bank regional dan internasional besar di sela-sela AIM Investment Summit di Dubai. Laporan Egypt Independent, Jumat (11/9).
Pembicaraan tersebut berfokus pada peningkatan pembiayaan bagi sektor swasta Mesir dan menarik investasi ke industri produktif.
Menteri Rostom bertemu dengan eksekutif dari Standard Chartered, Abu Dhabi Islamic Bank, dan First Abu Dhabi Bank untuk membahas peluang pembiayaan dan investasi di Mesir.
Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi
Rostom mengatakan bahwa pemerintah terus melakukan reformasi ekonomi yang bertujuan memperbaiki lingkungan bisnis dan meningkatkan daya saing pasar Mesir.
Ia juga membahas Mekanisme Jaminan Pembiayaan Infrastruktur baru yang bertujuan mengurangi risiko pembiayaan dan mendorong bank serta perusahaan swasta berinvestasi dalam proyek kemitraan publik-swasta.
Selain itu, pembicaraan tersebut meninjau rencana perusahaan pembayaran elektronik Mesir Sahl untuk mendaftar di Dubai International Financial Center dan mengeksplorasi kemitraan dengan bank-bank UEA dalam layanan pembayaran dan transfer uang.
Eksekutif bank menyatakan minat untuk meningkatkan pembiayaan sektor swasta Mesir. Kedua pihak sepakat untuk mengadakan acara investasi yang menghubungkan investor dengan institusi keuangan dan peluang di sektor produktif Mesir. []
Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic