Makkah, MINA – Persiapan tenda bagi jamaah haji di Mina dilaporkan hampir rampung menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Petugas terus melakukan pengecekan fasilitas untuk memastikan kenyamanan dan keamanan jamaah selama menjalani rangkaian ibadah di kawasan masyair tersebut.
Berdasarkan laporan dari Mina, fasilitas tenda yang disiapkan mencakup pendingin udara, kipas angin, tempat sampah, hingga pengamanan di area pemondokan jamaah. Pemeriksaan dilakukan bersama pihak syarikah guna memastikan seluruh perlengkapan dapat digunakan sebelum kedatangan jamaah ke Mina.
Pemerintah Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga terus mematangkan kesiapan layanan Armuzna, termasuk pengaturan alur pergerakan jamaah dan sistem transportasi bus antarlokasi.
Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa kesiapan pelayanan puncak haji saat ini telah melampaui 90 persen.
Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya
Selain kesiapan tenda, pemerintah juga mengatur strategi untuk mengurangi kepadatan jamaah saat lontar jumrah. Jamaah haji Indonesia yang bermalam di Mina direncanakan melaksanakan lontar jumrah melalui Jamarat lantai tiga guna memperlancar arus pergerakan dan menghindari penumpukan massa pada waktu-waktu krusial.
Di sisi lain, layanan konsumsi dan kesehatan jamaah turut menjadi perhatian menjelang Armuzna. Kementerian Haji menyiapkan makanan siap santap untuk menjaga stamina jamaah, terutama karena suhu panas di Arab Saudi diperkirakan cukup ekstrem selama pelaksanaan puncak ibadah haji tahun ini.
Jamaah juga diimbau menjaga kondisi fisik dan memperbanyak konsumsi air guna menghindari dehidrasi serta heatstroke.
Fase Armuzna merupakan inti pelaksanaan ibadah haji yang selalu menjadi fokus utama pengelolaan layanan jamaah.
Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa
Pemerintah Arab Saudi bersama otoritas haji dari berbagai negara terus memperkuat koordinasi agar proses wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan lontar jumrah di Mina dapat berjalan aman, tertib, serta lancar bagi jutaan jamaah dari seluruh dunia. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sejak Agustus, 290.000 Warga Yaman Mengungsi Akibat Konflik
















Mina Indonesia
Mina Arabic