Jakarta, MINA – Kementerian Agama (Kemenag) RI mengajak umat Islam di seluruh Indonesia untuk melaksanakan Shalat Gerhana Bulan (khusuf al-qamar) bertepatan dengan peristiwa Gerhana Bulan Total yang terjadi pada Selasa (3/3) malam, atau bertepatan dengan 15 Ramadhan 1447 Hijriah.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat menyampaikan, gerhana bulan merupakan fenomena alam yang menjadi pengingat kebesaran Allah subhanahu wata’ala. Oleh karena itu, umat Islam di wilayah yang mengalami gerhana dianjurkan melaksanakan Shalat gerhana sebagai bentuk ibadah dan muhasabah diri.
Kemenag juga meminta jajarannya di daerah, tokoh agama, ulama, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, imam masjid, serta pemerintah daerah untuk memfasilitasi dan mengoordinasikan pelaksanaan Shalat Gerhana sesuai dengan waktu terjadinya gerhana di masing-masing wilayah.
Berdasarkan data astronomi, Gerhana Bulan Total dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia dengan waktu yang berbeda-beda. Sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur dapat mengamati gerhana sejak fase awal, sementara wilayah Indonesia tengah dan barat dapat menyaksikan gerhana pada fase puncak hingga berakhirnya fenomena tersebut.
Baca Juga: Harga Jual Emas Hari Ini, Jumat 6 Maret 2026
Kemenag berharap momentum gerhana bulan yang terjadi di bulan Ramadhan ini dapat memperkuat solidaritas umat dan menjadi sarana doa bersama bagi keselamatan bangsa dan negara. Selain shalat sunah gerhana, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak zikir, istigfar, sedekah, serta memanjatkan doa.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: [Bedah Berita MINA] Serangan Gabungan AS–Israel ke Iran, Apa Dampaknya?
















Mina Indonesia
Mina Arabic