Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari Keenam Israel Tutup Masjid Al-Aqsa, Larang Shalat Tarawih

Hasanatun Aliyah Editor : Ali Farkhan Tsani - 9 jam yang lalu

9 jam yang lalu

5 Views

Al-Quds, MINA– Otoritas penjajah Israel terus menutup kompleks Masjid Al-Aqsa untuk hari keenam berturut-turut pada Kamis (5/3) dengan dalih status darurat dan konflik regional yang sedang berlangsung.

Warga Palestina di Yerusalem dan para pengamat menyebut langkah ini sebagai bagian dari serangan luas terhadap kesucian situs tersebut dan kebebasan beribadah.

Otoritas penjajah Israel telah melarang jamaah memasuki Masjid Al-Aqsa, sehingga mencegah mereka melaksanakan Shalat magrib, isya, dan tarawih selama bulan suci Ramadan.

Di saat yang sama, pejabat Israel mengklaim bahwa tindakan tersebut dimaksudkan untuk melindungi situs suci itu, sebuah pernyataan yang menurut para kritikus bertentangan dengan realitas pembatasan terhadap jemaah yang ingin beribadah di sana.

Baca Juga: Israel Klaim Pembunuhan Khamenei Sesuai Hukum Internasional

Para pengamat menilai otoritas Israel mungkin mencoba mengeksploitasi perkembangan regional, termasuk ketegangan terkait agresi Zionis-Amerika terhadap Iran, untuk memajukan rencana jangka panjang yang bertujuan membatasi kehadiran Muslim di kompleks masjid serta memperluas kebijakan permukiman dan Yudaisasi di Yerusalem.

Gerakan perlawanan Palestina Hamas mengecam penutupan berkelanjutan Masjid Al-Aqsa, menggambarkannya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kebebasan beribadah.

Gerakan tersebut mengatakan langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh otoritas Israel untuk memaksakan kendali penuh atas masjid dan menciptakan realitas baru di lapangan dengan dalih tindakan darurat.

Hamas memperingatkan para pemimpin Israel agar tidak meningkatkan kebijakan semacam itu, seraya menegaskan bahwa warga Palestina yang mempertahankan kehadiran di situs tersebut akan terus melawan upaya mengosongkan masjid dan memfasilitasi inkursi ke kompleks suci.

Baca Juga: Smotrich Ancam akan Hancurkan Beirut Seperti Khan Younis di Gaza

Menanggapi penutupan Al-Aqsa, badan-badan keagamaan dan nasional Palestina di Yerusalem yang Diduduki telah menyerukan warga Palestina untuk meningkatkan kehadiran mereka di kota dan di Masjid Al-Aqsa.

Seruan tersebut menekankan perlunya menerobos pengepungan Israel terhadap situs suci itu dan mendesak masyarakat untuk tetap teguh di gerbangnya dan di jalan-jalan Kota Tua.

Mereka juga memohon kepada dunia Arab dan Islam untuk mengambil tindakan mendesak dan memikul tanggung jawab mereka terhadap situs yang memiliki makna religius mendalam sebagai kiblat pertama Islam dan masjid tersuci ketiga.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pendudukan Israel Buka Kembali Masjid Ibrahimi Usai Ditutup Selama Enam Hari

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Palestina
Palestina