Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibu Sandera Ancam Netanyahu Jika Anaknya Tewas dalam Serangan Israel

Widi Kusnadi Editor : Arif R - 22 detik yang lalu

22 detik yang lalu

0 Views

Aksi demo di Tel Aviv (foto: X)

Tel Aviv, MINA – Seorang ibu sandera Hamas, Einav Zangauker bersumpah akan menuntut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu apabila anaknya, Matan Zangauker, tewas dalam operasi militer Israel di Jalur Gaza.

Einav menegaskan bahwa Netanyahu adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas keselamatan para sandera. Ia bahkan berikrar akan menyeret Netanyahu ke pengadilan dengan tuduhan pembunuhan berencana jika anaknya pulang dalam keadaan tidak bernyawa.

“Jika Netanyahu memilih menduduki Jalur Gaza ketimbang memprioritaskan kesepakatan gencatan senjata, itu sama saja eksekusi bagi para sandera dan tentara kami yang tercinta,” kata Einav, Ahad (31/8). Al-Jazeera melaporkan.

Pernyataan itu ia sampaikan di tengah demonstrasi besar di Tel Aviv yang menuntut pemerintah segera menyepakati perjanjian pembebasan sandera.

Baca Juga: Brigade Al-Qassam Hancurkan Kendaraan Lapis Baja Zionis

Sebelumnya, Hamas dilaporkan telah menyetujui garis besar kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera di Gaza. Namun hingga kini, pemerintah Israel belum memberikan tanggapan resmi.

Einav menambahkan, “Netanyahu, jika Matan kembali dalam peti mati, bukan hanya dia dan saya yang akan menanggung akibatnya. Saya pribadi akan memastikan bahwa Anda didakwa dengan pembunuhan berencana.”

Matan Zangauker bersama kekasihnya yang berdarah Israel-Meksiko, Ilana Gritzewsky disandera Hamas pada 23 Oktober 2023. Keduanya ditangkap ketika berlindung di ruang bawah tanah Kibbutz Nir Oz saat serangan pejuang Palestina terjadi.

Krisis sandera ini menjadi salah satu isu utama dalam konflik Israel-Hamas sejak Oktober 2023. Ribuan keluarga korban masih menuntut pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memastikan keselamatan orang-orang yang ditahan di Gaza. []

Baca Juga: Pasukan Pendudukan Zionis Serbu Ramallah

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda