IIBF 2020 Edisi Virtual Resmi Dibuka

Jakarta, MINA – Ricky Joseh Pesik mewakili Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)  membuka Indonesia International Book Fair (IIBF) ke-40 tahun 2020, yang digelar secara virtual,  di Jakarta Convention Center (JCC) , Senin (28/9).

“IIBF tahun 2020 merupakan IIBF ke-40, yang untuk pertama kalinya digelar secara virtual. Pameran buku yang menggandeng Shopee sebagai official marketplace, diikuti para penerbit dalam negeri dan luar negeri dari 10 negara, yang akan berlangsung selama 10 hari tanggal 28 September – 7 Oktober 2020,” kata Ketua Panitia IIBF 2020 Arys Hilman saat menyampaikan laporan panitia melalui aplikasi zoom yang diikuti MINA.

IIBF merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Ikatan Penerbit Indonesian (IKAPI) sejak tahun 1980 yang mulanya menyandang nama Indonesia Book Fair (IBF), kemudian tahun 2014 ditingkatkan  menjadi go international dan namanya menjadi IIBF.

Arys menyampaikan, walaupun digelar secara daring, IIBF 2020 akan menghadirkan atmosfer IIBF yang tiap tahun digelar secara luring di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta dan pengunjung nantinya akan melihat ilustrasi mengunjungi JCC secara virtual.

“Kita sudah mendapatkan izin dari JCC untuk menggunakan gambar gedung ini sebagai desain dasar tempat pameran,” kata Arys.

Arys mengatakan, meskipun digelar secara daring, panitia tetap akan mengadakan acara-acara seperti pameran, jual beli buku, rights fair, booktalk, dan acara komunitas. Melalui laman yang disediakan oleh IIBF 2020, pengunjung akan merasa seperti hadir di dalam JCC sambil melihat buku favorit. Ketika masuk ke pameran virtual, pengunjung juga akan disediakan pilihan untuk bertanya secara langsung kepada penjaga stan buku.

IIBF 2020 juga akan menyediakan lebih dari 30 ribu judul buku untuk dipamerkan, dan 1 juta buku yang tersedia, 77 mata acara dari 120 narasumber dalam negeri dan mancanegara serta menyajikan 175 stand yang bisa dilihat secara daring.

Selain itu, Ketua Umum IKAPI Rosidayati Rozalina mengatakan, meski penyelenggaran tetap digelar di masa pandemi COVID-19, pihaknya tetap bersemangat.

“Edisi virtual ini punya kelebihan lain, yakni kita tidak perlu repot keluar rumah untuk membeli buku. Sudah tersedia selama 24 jam. Kami harap jadi solusi bagi penerbit yang mengalami kemerosotan penjualan akibat pandemi, karena toko buku, kampus, atau kantornya tutup sementara waktu,” tuturnya.

Kemudian, IIBF 2020 edisi virtual juga memberikan penghormatan terhadap tiga sosok yang berjasa di bidang literasi. Mereka adalah sastrawan Sapardi Djoko Damono, Ajip Rosidi, dan pendiri Kompas Gramedia Group, Jakoeb Oetama. Serta juga Ikapi mengumumkan pemenang dari IKAPI Awards 2020. (L/R11/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)