Imaam Yakhsyallah: Empat Kemuliaan dalam Majelis

Sungai Pinang, Kampar, MINA – Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur mengatakan, empat ciri kemuliaan dalam suatu majelis.

Hal itu disampaikan Imaam Yakhsyallah kepada jamaah Masjid Istiqomah Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Senin (31/8).

Imaam memaparkan, ciri yang pertama adalah orang yang selalu memakmurkan masjid dan ini salah satu sifat orang yang beriman.

Disebutkan dalam sebuah hadits bahwasanya memakmurkan masjid dapat mereda murka Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah berkata yang yang maksudnya “saya berkehendak menyiksa manusia, karena kebanyakan manusia menggunakan bumi untuk memaksiati-Nya.”

“Ini benar apa yang dikatakan malaikat bahwasanya sebagian anak cucu Adam di bumi Allah kerjanya merusak,” imbuhnya.

“Sudah kita lihat dunia akhir-akhir ini, yang terjadi di beberapa tempat terjadi kerusakan moral maupun kerusakan mental.”

“Narkoba, kejahatan, pembunuhan terjadi di mana-mana, maka wajar kalau Allah murka kepada manusia,” kata Imaam.

Kemudian kemuliaan yang kedua adalah membaca Al-Quran. Majelis atau perkumpulan orang yang membaca Al-Quran akan dinaungi oleh malaikat.

Kemudian Allah menaungi dengan rahmat, ketiga, orang yang dalam kelompok Al-Quran maka nama-namanya disebut Allah di hadapan para malaikat.

Orang yang berkumpul untuk mendengarkan Al-Quran maka akan mendapatkan rahmat.

Selanjutnya Yakhsyallah mengatakan, kemuliaan yang terakhir adalah orang dalam majelis talim, siapa yang melangkahkan kakinya untuk menuntut ilmu maka Allah akan memberikan kemudahan jalan ke surga.

“Semoga kita termasuk orang yang memiliki empat karakter tersebut,” harapnya. (L/R8/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)