Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Imaam Yakhsyallah Mansur: Persatuan Hati Sebab Turunnya Pertolongan Allah

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Ahad, 19 Juli 2026 - 08:13 WIB

Ahad, 19 Juli 2026 - 08:13 WIB

52 Views ㅤ

Tadrib Umara dan Asatidz Niyabah Tasikmalaya di Masjid Al-Fatah Bani Ibrahim Parhon, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu malam, 18 Juli 2026. (Dok Niyabah Tasikmalaya)

Tasikmalaya, MINA – Imaam Yakhsyallah Mansur mengatakan persatuan hati menyebabkan turunnya pertolongan Allah dalam perjuangan.

“Salah satu sebab utama turunnya pertolongan Allah adalah terjalinnya ulfah, yaitu persatuan dan keharmonisan di antara orang-orang beriman. Hati mereka dipersatukan oleh iman, cinta, dan kasih sayang karena Allah sehingga menjadi jalan datangnya pertolongan-Nya,” ujar Imaam Yakhsyallah Mansur dalam tausyiahnya pada acara Tadrib Umara dan Asatidz di Masjid Al-Fatah Bani Ibrahim Parhon, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (18/7) malam.

Dengan pertolongan Allah  dan persatuan kaum muslimin serta kasih sayang yang terjalin di antara mereka, maka betapa pun kesulitan dan bagaimana pun problema yang menimpa umat Islam pasti akan dapat diatasi.

Imaam Yakhsyallah menambahkan, pertolongan Allah memiliki berbagai bentuk yang tidak selalu tampak sebagai kemenangan secara langsung. Bahkan, sesuatu yang dianggap sebagai kekalahan oleh manusia dapat menjadi kemenangan menurut kehendak Allah.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Selain itu, pertolongan Allah juga dapat diwujudkan melalui kemampuan untuk tetap istiqamah dalam menjalankan kebenaran, kuatnya hujjah (argumen), kemenangan bagi para penegak kebenaran yang tidak dibatasi oleh waktu maupun tempat, serta perlindungan dari berbagai kejahatan musuh.

“Untuk memperoleh pertolongan Allah, manusia harus memahami adanya ketetapan Allah yang meliputi takdir dan sunnatullah. Sunnatullah merupakan ketentuan Allah yang tetap dan tidak berubah, sedangkan takdir dapat berubah dengan izin Allah melalui ikhtiar, doa, dan amal saleh,” lanjutnya.

Dia juga memaparkan beberapa faktor yang dapat mendukung kebahagiaan hidup, yaitu menjaga persahabatan yang baik, membiasakan diri bersyukur, memiliki sikap optimis, bersikap ikhlas dalam menjalani kehidupan, serta rutin berolahraga untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Rekomendasi untuk Anda

Tausiyah
Tausiyah
Tausiyah
Tausiyah