
Imamul Muslimin Yakhsyallah Mansur menyampaikan tausiyah di Tabligh Akbar di Wonogiri (Foto: Mina/Irfan)
Wonogiri, MINA – Imam Jama’ah Muslimin (Hizbullah), Yakhsyallah Mansur mengungkapkan, umat Islam di Indonesia memiliki kelebihan dibandingkan dengan lainnya.
“Ummat Islam Indonesia banyak memberikan rahmat bagi ummat non-muslim. Ummat Islam ini paling toleran dan ini sesuai dengan petunjuk dari Alquran,” katanya saat menyampaikan Tausiyah pada Tabligh Akbar Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Wilayah Jawa Tengah Selatan dan WIlayah Jawa Tengah Utara di Masjid Al Hidayah, Wonokarto Kabupaten Wonogiri, Ahad (12/11).
Di hadapan ribuan peserta Tabligh Akbar, Yakhsyallah Mansur menyampaikan, Islam di Indonesia memiliki kelebihan dibandingkan dengan di negara lain. Kelebihan itu menjadikan ummat Islam di Indonesia patut dicontoh oleh umat Islam di negara lain.
“Sering dalam ceramah di beberapa negara kami sampaikan, umat Islam di Indonesia dapat ditiru terutama dalam hal toleransinya,” kata Yakhsyallah.
Baca Juga: Gerakan Puasa Energi di Bulan Ramadhan Berhasil Hemat 59.063 Jam
Menurutnya, ada lima kelebihan Islam yang ada di Indonesia. Pertama, Islam masuk ke Indonesia dengan jalan damai tanpa peperangan, sehingga benar-benar memberikan rahmat bagi semua penduduknya.
“Ketika Islam masuk ke Indonesia melalui jalan damai, tanpa ada peperangan,” katanya.
Kedua, di Indonesia tidak pernah terjadi perang antar agama dan ummat Islam tidak pernah memerangi agama lainnya, bahkan menghormati dan menghargai ummat yang lain.
Ketiga Islam di Indonesia tetap dijaga oleh Allah, tidak pernah hilang. “Sementara di negara lain Islam yang tadinya ada menjadi hilang, seperti di Spanyol atau lainnya,” ungkap Yakhsyallah.
Baca Juga: Puncak Arus Mudik Diperkirakan pada 27-28 Maret 2025
Keempat, hingga saat ini umat Islam di Indonesia masih menjadi umat mayoritas. Meski sebenarnya telah banyak gangguan agar Islam di Indonesia ini hilang, seperti penjajahan bangsa barat selama berabad-abad.
“Tujuan penjajahan jelas selain untuk mengeruk kekayaan Indonesia juga untuk menyebarkan agama lain dan menghilangkan agama Islam,” jelas Yakhsyallah.
Kelima, agama Islam di Indonesia ini dipeluk dalam kawasan yang sangat luas. Mulai dari Sabang sampai Merauke memeluk agama Islam.
“Sungguh wilayah sangat luas, dibanding dengan negara-negara lain,” ucapnya.
Baca Juga: Perludem: Demokrasi Indonesia Mundur, Cawe-Cawe Pemerintah Jadi Biang Kerok
Selanjutnya Yaksyallah mengajak kepada ummat Islam untuk mewujudkan kesatuan dan persatuan dan menjauhi perpecahan. “Selain dilarang oleh Allah, perpecahan akan melemahkan ummat,” katanya.
Tabligh Akbar Jama’ah Muslimin di Wonogiri selain dihadiri oleh umat muslim setempat juga dihadiri oleh muslimin dari beberapa daerah di Jawa Tengah, seperti, Brebes, Tegal, Cilacap, Pekalongan, Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen bahkan juga dari Jawa Timur.
Tausiyah lainnya disampaikan Pembina Jaringan Pondok Pesantren Al-Fatah KH Abul Hidayat Saerodji dari Cileungsi Kabupaten Bogor. Kemudian ceramah tentang keamanan yang disampaikan pejabat dari Polres Wonogiri dan sambutan dari yang mewakili Bupati Wonogiri. (L/B05/P1 )
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Bersih-Bersih Masjid Jawa-Bali, Merawat Tempat Ibadah, Menguatkan Komunitas