Bogor, MINA — Pondok Pesantren Al-Fatah Bogor menyelenggarakan kegiatan Taklim Akhir Sya’ban 1447 H, Ahad (8/2) dengan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan sekitarnya.
Ketua panitia, Kosmi Arfan menyatakan, acara tersebut menjadi momentum bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan melalui penguatan ilmu, amal, serta konsistensi perjuangan membela Masjid Al-Aqsha.
“Ramadhan harus menjadi momentum kebangkitan iman, kedisiplinan ibadah, dan penguatan amal saleh,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan kuliah subuh yang disampaikan KH. Abul Hidayat Saerodji, mengangkat tema tentang kesiapan jiwa mukmin menyambut Ramadhan dengan bekal ilmu dan amal.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Rangkaian acara juga diisi dengan simaan Al-Qur’an oleh Tim Tahfidz Al-Fatah Cileungsi, sambutan panitia, serta arahan Amir Lajnah dalam taujih Taklim Akhir Sya’ban.
Sejumlah tausiyah disampaikan para pemateri, di antaranya Ustaz Muqorrobin Al Fikri yang akan menyampaikan topik: Ramadhan sebagai momentum pembentukan karakter Hizbullah dan kesadaran berjamaah.
Selain itu, Ustaz Muhammad Anshorullah akan menyoroti Masjid Al-Aqsa sebagai tanggung jawab umat Islam dalam bingkai al-jamaah, sementara Ustaz Nuruddin memberikan bimbingan persiapan Ramadhan melalui penguatan ruhiyah dan kedisiplinan ibadah.
Ustaz Nuruddin asal Jakarta mengingatkan bahwa Ramadhan adalah madrasah spiritual yang menuntut kesungguhan, keteraturan,
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
Ulama Palestina Prof. Dr. Mahmoud Anbar juga turut mengisi acara tersebut secara online. Ia akan membahas persatuan jamaah dan tanggung jawab kolektif umat dalam pembelaan Al-Aqsa.
Ada pula ulama Nigeria, Dr. Abdul Malik yang menekankan peran kepemimpinan umat global dalam pembebasan Masjid Al-Aqsa.
Pada sesi siang, kegiatan dilanjutkan dengan laporan Pusat Observasi Falaq, tausyiah perkembangan dakwah di Sumatra.
Dosen STAI Al-Fahah, Ustaz Dr. Wahyudi KS menyampaikan tausiyah tentang Ramadhan sebagai momentum penguatan ruhiyah, fikriyah, dan aqidah dalam pengamalan kehidupan berjamaah.
Ustaz Agus Sudarmaji, Psi., M.Sc. akan menyampaikan perkembangan dakwah di berbagai wilayah di Indonesia dan beberapa negara.
Puncak acara ditutup dengan “Khutbah Akhir Sya’ban dan Doa Bersama” yang dipimpin Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur, sebagai pengingat pentingnya kesiapan ruhani menyongsong Ramadhan dan memperkuat ukhuwah jamaah. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
















Mina Indonesia
Mina Arabic