Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IRI-BRGM Indonesia Gelar Pelatihan Jurnalisme untuk Komunitas Agama

Rana Setiawan - Jumat, 21 Juni 2024 - 05:46 WIB

Jumat, 21 Juni 2024 - 05:46 WIB

2 Views

Jakarta, MINA – Prakarsa Lintas Agama untuk Pelestarian Hutan (Interfaith Rainforest Initiative/IRI) bersama Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) menggelar “Pelatihan Jurnalisme Media Sosial Inovatif” pada Kamis-Jumat 20-21 Juni 2024 di Taman Wisata Alam Muara Angke, Jakarta Utara.

Pelatihan ini diikuti oleh 34 personel humas dari berbagai organisasi keagamaan.

Fasilitator Nasional IRI Indonesia, Hayu Prabowo, mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman jurnalis serta komunitas agama tentang isu-isu lingkungan, khususnya terkait pengelolaan dan pelestarian hutan mangrove.

“Satu asumsi yang dianut adalah respons kita terhadap kerusakan lingkungan tergantung pada pengetahuan dan pengalaman tentang lingkungan itu sendiri. Penyampaian informasi yang baik dan masal menjadi salah satu cara untuk membina moral secara luas,” ujar Hayu dalam keterangannya diterima MINA, Jumat.

Baca Juga: Puluhan Hektare Hutan Mangrove di Jateng Hilang Akibat Proyek Jalan Tol

Materi pelatihan mencakup strategi rehabilitasi mangrove, teknik pembuatan konten media sosial, serta praktik lapangan langsung di Taman Wisata Alam Muara Angke.

Kepala Kelompok Kerja Edukasi dan Sosialisasi BRGM, Suwignya Utama, menjelaskan, melalui kegiatan ini peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang peran penting mangrove dalam menjaga ekosistem pesisir, mitigasi perubahan iklim, serta manfaatnya bagi masyarakat.

“Melalui pelatihan dan keterlibatan jurnalis lingkungan, diharapkan informasi tentang pemanfaatan sumber daya alam seperti hutan, gambut dan mangrove bisa tersebar dengan akurat dan seimbang. Ini penting untuk mencegah penyebaran berita hoax atau tendensius soal isu lingkungan,” ujarnya.

Suwignnya mengatakan, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas jurnalis dan komunitas agama dalam menyebarluaskan informasi yang akurat dan positif tentang upaya pelestarian lingkungan, khususnya terkait mangrove.

Baca Juga: Bertemu Dubes Sudan, Kantor Berita MINA Jajaki Kerjasama Media

Pelatihan ini juga bertujuan untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi antara IRI, jurnalis, komunitas agama, dan BRGM dalam upaya bersama menjaga kelestarian lingkungan.

Suwignya menambahkan, dengan adanya sinergi antara berbagai pihak, diharapkan upaya perlindungan dan restorasi ekosistem mangrove dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Juga diharapkan terciptanya kesadaran dan dukungan yang lebih luas dari masyarakat terhadap upaya-upaya perlindungan dan restorasi ekosistem mangrove,” pungkasnya.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Relawan UAR Bantu Bersihkan Lokasi Kebakaran di Tomang Jakbar

Rekomendasi untuk Anda