Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Tolak Bayar Iuran Board of Peace Bentukan Trump untuk Rekonstruksi Gaza

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 25 Februari 2026 - 22:23 WIB

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:23 WIB

25 Views

Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X)

Tel Aviv, MINA  – Pemerintah Israel secara tegas menyatakan tidak akan membayar iuran keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai bagian dari upaya rekonstruksi Jalur Gaza pascakonflik.

Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Urusan Politik dan Keamanan Israel Ze’ev Elkin kepada media pemerintah, Rabu (25/2). The Catholic Weekly melporkan.

Menurut Elkin, Israel menilai tidak ada alasan bagi negara Yahudi itu untuk mendanai forum internasional tersebut mengingat negara ini pernah menjadi pihak yang diserang dalam konflik dengan Hamas yang dimulai 7 Oktober 2023.

“Kami tidak akan mendanai Board of Peace, tidak ada alasan untuk itu,” tegasnya.

Baca Juga: Zionis Israel Larang Shalat Jumat di Masjid Al Aqsa

Keputusan Israel ini sekaligus mencerminkan ketidaksesuaian pandangan antara Tel Aviv dan Washington tentang peran serta tanggung jawab negara itu dalam fase rekonstruksi Gaza.

Sementara itu, pemerintahan Trump dilaporkan telah mengizinkan Israel untuk tetap menjadi anggota tanpa kontribusi finansial, meski negara lain diminta menyumbang minimal USD 1 miliar untuk menjadi anggota penuh.

Langkah Israel berbeda dengan posisi beberapa negara lain anggota Dewan Perdamaian, seperti Qatar dan Uni Emirat Arab, yang telah menyumbang lebih dari USD 1 miliar masing-masing.

Perbedaan sikap ini juga memperlihatkan tekanan politik domestik di Israel terkait keterlibatan dalam forum yang beranggotakan negara-negara yang selama ini dianggap berseberangan secara geopolitik.

Baca Juga: UN Women: Perempuan Gaza Hadapi Tragedi Kemanusiaan Terburuk Dunia

Inisiatif Dewan Perdamaian yang diluncurkan Trump telah menarik beragam respons dari komunitas internasional. Beberapa negara Eropa menolak bergabung karena kekhawatiran bahwa badan tersebut dapat melemahkan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam mengelola krisis global, sementara negara lain mempertimbangkan batasan kontribusi dan dampaknya terhadap stabilitas regional.

Board of Peace sendiri merupakan badan internasional yang dicetuskan Presiden Trump pada awal 2026, bertujuan mempercepat rekonstruksi Gaza dan mempromosikan perdamaian pascakonflik, dengan struktur yang mencakup dewan eksekutif dan anggota negara yang bersedia berkontribusi finansial besar.

Organisasi ini juga dipandang sebagai alternatif terhadap mekanisme tradisional PBB, meskipun menimbulkan perdebatan tentang legitimasi dan keberlanjutan perannya dalam perdamaian global. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Klaim Pembunuhan Khamenei Sesuai Hukum Internasional

Rekomendasi untuk Anda