SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

JK dan Dubes RI untuk Jepang Resmikan Masjid As-Sholihin Yokohama

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Ahad, 12 April 2026 - 01:45 WIB

Ahad, 12 April 2026 - 01:45 WIB

9 Views

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla meresmikan Masjid As-Sholihin Yokohama (MAY) pada Jumat (10/4/2026). (Foto: KBRI Tokyo)
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla meresmikan Masjid As-Sholihin Yokohama (MAY) pada Jumat (10/4/2026). (Foto: KBRI Tokyo)

Yokohama, MINA – Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla meresmikan Masjid As-Sholihin Yokohama (MAY) pada Jumat (10/4).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan plakat yang dilakukan oleh Direktur Masjid As-Sholihin Yokohama, Arief Junaidi, bersama Founder sekaligus Dewan Pembina Cinta Quran Foundation, Fatih Karim.

Jusuf Kalla atau JK mengapresiasi semangat silaturahmi dan kerja sama WNI di Jepang. Ia menyebut peresmian masjid ini sebagai momentum yang patut disyukuri.

“Hari ini kita bersyukur kepada Allah SWT dapat berkumpul bersilaturahmi. Kita juga bersyukur dapat meresmikan Masjid As-Sholihin Yokohama,” kata Jusuf Kalla.

Baca Juga: Warga Lebanon Turun ke Jalan, Tegas Tolak Negosiasi dengan Israel

Ia menilai pembangunan masjid ini merupakan hasil gotong royong berbagai pihak, dengan sumbangan yang datang dari masyarakat di Jepang, Indonesia, maupun negara lain.

“Ini merupakan amal saleh bagi kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Dubes Kartini mengapresiasi semangat gotong royong berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid ini. Ia menilai masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Masjid memiliki peran sebagai jembatan untuk mempererat hubungan budaya, khususnya antara Indonesia dan Jepang,” kata Kartini.

Baca Juga: Studi di Jerman: Hampir Separuh Pemuda Muslim Miliki Pandangan Islamis

Ia berharap masjid ini terbuka bagi seluruh umat Islam di Jepang dan dapat menjadi rumah bersama yang mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Jadikan masjid juga sebagai rumah tempat curhat. Jika hati sedang sedih datanglah ke masjid, karena masjid adalah rumah bersama,” ujarnya.

Kartini juga menegaskan, mendirikan rumah ibadah di luar negeri, khususnya di Jepang, bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, keberadaan Masjid As-Sholihin ini merupakan buah dari semangat gotong royong, kebersamaan, dan keimanan yang patut dibanggakan bersama.

Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi hukum dan norma sosial di Jepang serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat setempat sebagai kunci keharmonisan.[]

Baca Juga: Meski Perundingan Buntu, Pakistan Desak AS dan Iran Pertahankan Gencatan Senjata

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda