Jakarta, MINA – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Muhammad Jusuf Kalla mengajak seluruh pengelola masjid di Indonesia untuk menggelar doa bersama dan membaca Qunut Nazilah sebagai bentuk permohonan keselamatan, kesejahteraan, serta perdamaian dunia Islam di tengah konflik besar yang terjadi antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Ajakan ini disampaikan Kalla pada Kamis (5/3) sebagai respons terhadap eskalasi militer yang semakin meningkat di kawasan Timur Tengah.
Menurut JK, Qunut Nazilah merupakan doa khusus yang dibacakan ketika umat Islam menghadapi musibah besar, bencana, atau peperangan yang membawa dampak luas terhadap manusia dan kedamaian dunia.
Dengan seruan ini, Kalla berharap umat Islam di Indonesia dapat bersatu hati memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT bagi saudara‑saudara yang terdampak konflik.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Ajakan pembacaan Qunut Nazilah juga mendapat dukungan dari sejumlah organisasi Islam di Tanah Air. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh struktur organisasi dan jamaah Nahdliyin untuk membacakan Qunut Nazilah pada setiap shalat fardhu sebagai bentuk kepedulian spiritual atas situasi global yang memprihatinkan.
Langkah ini bukan hanya sekadar seruan doa, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas umat Islam di Indonesia terhadap korban konflik berskala besar di Timur Tengah.
Konflik AS dan Israel yang menargetkan berbagai fasilitas militer dan infrastruktur di Iran telah memicu respons militer Tehran, termasuk serangan rudal dan drone ke target militer negara sekutu AS serta beberapa negara di kawasan Teluk.
Selain dampak militer, perang ini juga berimbas pada stabilitas energi global, terutama arus pelayaran di Selat Hormuz yang strategis, serta memicu kekhawatiran atas keselamatan warga sipil yang terperangkap dalam zona konflik.
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
Situasi ini telah mendorong berbagai negara dan organisasi internasional menyerukan resolusi damai serta menghormati hukum humaniter internasional.
Seruan doa Qunut Nazilah di Indonesia mencerminkan respon keagamaan dan kemanusiaan terhadap krisis yang sedang berlangsung.
Doa ini diharapkan dapat menjadi medium umat Islam dalam menjaga ikatan spiritual sekaligus menyuarakan aspirasi perdamaian kepada dunia, di tengah upaya diplomatik yang terus didorong oleh berbagai negara dan organisasi internasional untuk mengakhiri permusuhan dan mencegah eskalasi lebih lanjut. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!
















Mina Indonesia
Mina Arabic