Jokowi Sampaikan Tiga Arahan Khusus untuk Kemenristek

Serpong, MINA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) menyampaikan tiga arahan khusus untuk Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek)/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Tahun 2020.

Dalam Rakornas yang digelar di Kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong, Tangerang Selatan, Jokowi mengatakan, BRIN sebagai konsolidator kegiatan riset dan inovasi perlu fokus dalam pengembangan prioritas riset yang strategis, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menjawab permasalahan bangsa serta memanfaatkan peluang global bagi kemajuan negara indonesia, demikian keterangan tertulis yang diterima MINA, Jumat (31/1).

Adapun tiga arahan khusus Jokowi diantaranya :

Pertama, BRIN harus segera mengonsolidasikan agenda riset strategis nasional di berbagai bidang. Jokowi berharap riset-riset tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi negara dan bagi perekonomian masyarakat.

Kedua, Jokowi meminta BRIN untuk melakukan konsolidasi anggaran. Ia juga mengatakan, anggaran riset Indonesia yang tersebar di berbagai lembaga riset dan penelitian jika digabungkan nilainya mencapai Rp 27,1 triliun.

Menurutnya, dana riset itu jika dikonsolidasikan dengan baik dapat menghasilkan penemuan, bukan tidak mungkin akan melompat dua hingga empat kali lipat.

“Ini angka yang besar sekali. Meskipun masih jauh dari yang kita inginkan. Tapi ini dulu diselesaikan, dikonsolidasikan sehingga menghasilkan hilirisasi riset yang baik,” ujarnya.

Ketiga, Jokowi juga meminta BRIN untuk mengonsolidasikan aktor dan jejaring yang harus terlibat dalam proyek inovasi strategis nasional. Selain mengonsolidasikan 329 unit riset milik kementerian dan lembaga, BRIN juga harus mengajak semua pihak untuk bekerja sama, termasuk meningkatkan peran swasta dalam riset-riset unggulan.

Rakornas itu juga dihadiri oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dan menteri-menteri lainnya. (R/Nz/R7/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)