Jambi, MINA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman serius di Pulau Sumatra. Data terbaru menunjukkan Riau mencatat luas lahan terbakar terbesar, sementara Sumatra Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak.
Riau mencatat sekitar 16.249 hektare lahan terbakar hingga 22 Agustus 2026. Sementara di Sumatra Selatan, luas lahan terbakar mencapai 1.926 hektare pada periode yang sama.
Dari sisi titik panas, data Sipongi Kementerian Kehutanan pada 24 Agustus mencatat Sumatra Selatan sebanyak 149 hotspot, disusul Jambi 34 titik, Riau 33 titik, dan Lampung 30 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.
Data tersebut menunjukkan ancaman karhutla di Sumatra masih perlu diwaspadai, khususnya di wilayah yang mengalami kondisi kering dan memiliki kawasan gambut yang rentan terbakar. []
Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic