Al-Araqib, MINA – Polisi pendudukan Israel dan unit Yoav dari Otoritas Pembangunan Negev pada Senin (2/9) kembali menghancurkan desa Al-Araqib untuk yang ke 157 kalinya. Mereka menggusur tenda-tenda yang didirikan warga sebagai tempat tinggal.
Sebelumnya, pada Kamis (29/8) polisi Israel dan unit Yoav menyerbu desa Araqib dan menghancurkan desa tersebut untuk yang ke 156 kalinya. Dua hari sebelumnya, pasukan Zionis Israel juga menyerbu dan menghancurkan desa tersebut untuk yang ke-155 kalinya.
Menurut laporan Palinfo, Selasa (3/9), selama berbulan-bulan, warga desa Araqib sudah terbiasa menghadapi proses pembongkaran yang dilakukan unit Yoav yang menarik tenda-tenda, barang-barang dan properti warga dengan kendaraan roda empat mereka.
Pihak berwenang Israel terus memburu dan mengejar penduduk desa Araqib setiap hari.
Baca Juga: Netanyahu Sesumbar akan Bawa Pulang Sandera dan Kalahkah Hamas
Pekan lalu, pihak berwenang penjajah Israel menangkap seorang ibu, Hajjah Um Ashraf, saat pembongkaran, juga menangkap Sheikh Sayyah Al-Turi dan putranya Aziz Al-Turi. Mereka juga memanggil sejumlah anak dan remaja untuk menjalani pemeriksaan.
Dalam rangka untuk menekan penduduk Araqib, Pengadilan Pusat Israel di Bersyeba beberapa hari yang lalu memberlakukan denda senilai 1,6 juta shekel atau sekitar 400.000 dolar pada penduduk desa tersebut untuk biaya pembongkaran dan evakuasi rumah, dengan dalih warga desa telah menyerbu tanah publik yang dimiliki oleh pemerintah Israel. (T/Sj/B05)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Hamas Kecam Israel Gunakan Bantuan Kemanusiaan sebagai “Alat Negosiasi”