Jakarta, MINA – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar dari APBN untuk mendukung rehabilitasi fasilitas keagamaan yang rusak akibat bencana di Aceh dan wilayah Sumtera.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam memulihkan pelayanan keagamaan bagi masyarakat terdampak.
“Sebagai bentuk dukungan negara, Kemenag menyiapkan lebih dari Rp50 miliar dari APBN untuk rehabilitasi fasilitas keagamaan yang rusak,” ujar Nasaruddin dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (8/12).
Ia menjelaskan bahwa anggaran tersebut berasal dari dua direktorat jenderal dengan fokus penanganan yang berbeda.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Nasaruddin merinci bahwa Rp10,4 miliar dialokasikan melalui Ditjen Bina Masyarakat Islam untuk pemulihan 49 Kantor Urusan Agama (KUA) serta 61 masjid dan musala yang terdampak. Sementara itu, Rp40,85 miliar dari Ditjen Pendidikan Islam disiapkan untuk mempercepat pemulihan madrasah dan lembaga pendidikan Islam di wilayah bencana. Menurutnya, pemetaan kerusakan dilakukan secara detail agar setiap kebutuhan dapat ditangani secara tepat.
“Semua data sudah kami pegang dan terus kami update. Kami ingin memastikan layanan berbasis keagamaan kembali berjalan secepat mungkin. Ini tentang mengembalikan kehidupan masyarakat,” ujarnya. Menag menegaskan bahwa negara harus hadir secara nyata dalam membantu pemulihan layanan keagamaan dan pendidikan di daerah bencana. “Perhatian kami harus diwujudkan secara konkret. Karena itu, Kementerian Agama bergerak cepat, mendata kerusakan, dan menyalurkan bantuan untuk memulihkan kembali aktivitas masyarakat,” tambahnya.
Selain dukungan APBN, aliran bantuan dari masyarakat juga terus berdatangan. Hingga hari ini, total dana kemanusiaan yang dihimpun melalui Baznas, Forum Zakat (FOZ), Poroz, dan Kemenag Peduli telah mencapai Rp104,3 miliar. Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap ke tiga provinsi terdampak, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
















Mina Indonesia
Mina Arabic