Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih dari 11.400 Pemukim Ilegal Israel Serbu Al-Aqsa Selama Perayaan Sukkot

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:00 WIB

28 Views ㅤ

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, berulang kali ikut dalam serbuan pemukim Yahudi ke halaman Masjid Al-Aqsa. (Foto: WAFA)

Al-Quds, MINA – Otoritas Palestina pada Jumat (2/10) mengatakan, sebanyak 11.409 pemukima ilegal Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki selama perayaan hari raya Yahudi, Sukkot, antara 12 September dan 1 Oktober.

Dalam sebuah pernyataan, Gubernur Yerusalem (Jerusalem Governorate) menyebutkan bahwa angka tersebut mencakup aksi penerobosan sejak awal musim liburan hingga Kamis. Anadolu melaporkan.

Disebutkan bahwa 593 warga pendudukan memasuki kompleks masjid pada 13 September setelah sebelumnya ditutup bagi aksi penerobosan pada hari Sabtu (hari sebelumnya).

Sebanyak 1.678 warga pendudukan lainnya masuk pada tanggal 20 dan 21 September, yang mencakup 992 orang pada hari pertama dan 686 orang pada hari kedua, menurut pernyataan tersebut.

Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera

Pihak gubernur menyatakan bahwa 9.138 warga pendudukan memasuki kompleks tersebut selama lima hari pertama perayaan Sukkot, yaitu dari 27 September hingga 1 Oktober.

Aksi penerobosan berlanjut pada hari Jumat, dengan perkiraan adanya aksi serupa pada Sabtu.

Gubernur menyatakan bahwa aksi penerobosan tersebut disertai dengan ritual keagamaan yang dilakukan secara terbuka dan meluas, melibatkan para menteri, rabi, pejabat, dan tokoh politik Israel.

Para pejabat yang berpartisipasi antara lain Menteri Keamanan Nasional dari kelompok sayap kanan ekstrem Itamar Ben-Gvir, pemimpin partai Zehut Moshe Feiglin, dan Rabi Yehuda Glick.Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga berpartisipasi dalam ritual keagamaan di Tembok Al-Buraq.

Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa

Mereka melakukan praktik-praktik di dalam kompleks Al-Aqsa mencakup doa bersama secara terbuka, bersujud, melantunkan doa, menari, bernyanyi, bertepuk tangan, dan meniup terompet (shofar).

Para peserta juga membawa buku dan lembaran doa, serta mengenakan pakaian keagamaan dan kaus yang menampilkan gambar serta slogan yang berkaitan dengan apa yang mereka sebut sebagai “Bait Suci” (Temple), demikian disebutkan.

Berdasarkan status quo historis dan hukum, Masjid Al-Aqsa dikelola oleh Wakaf Islam Yerusalem, yang berafiliasi dengan Kementerian Wakaf Yordania, sebagai tempat ibadah khusus bagi umat Islam.

Sejak tahun 2003, polisi Israel telah mengizinkan pihak pendudukan memasuki kompleks tersebut melalui Gerbang Mughrabi di bawah perlindungan polisi, meskipun ada seruan berulang kali dari Palestina dan Yordania untuk menghentikan tindakan tersebut.[]

Baca Juga: Empat Warga Palestina Syahid dalam Pelanggaran Terbaru Israel di Gaza

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda