Liga Muslim Dunia Akan Pasok Makanan Halal Untuk Olimpiade 2020 Jepang

(Arab News)

London, MINA – Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (MWL) Mohammed bin Abdul Karim Al-Issa, yang juga presiden Organisasi Halal Islam Internasional, telah membuat perjanjian distribusi eksklusif makanan halal dengan Jepang pada Olimpiade Tokyo 2020.

Penandatanganan di Tokyo dihadiri oleh penasihat khusus Perdana Menteri Jepang Mitsuhiro Miyakoshi dan Pangeran Hiroyoshi, sepupu Kaisar, beserta sejumlah perwakilan pusat Islam, otoritas Jepang dan perusahaan besar. Arab News melaporkan, Sabtu (17/3/2018).

Perjanjian tersebut memberi izin kepada MWL untuk mengatur, bekerja sama dengan pemerintah Jepang, makanan halal dan layanan dengan standar tertinggi.

Kesepakatan juga akan mengesahkan produk dan layanan sesuai dengan standar halal dan higienis sebelum mencapai konsumen.

MWL juga akan menerbitkan sertifikasi halal untuk produk yang ditujukan kepada komunitas Muslim di Jepang atau yang diekspor ke luar negeri, terutama ke negara-negara Arab dan Muslim.

Jepang adalah pasar halal yang baru, tapi berkembang tajam karena produsen negara tersebut mencari peluang baru di sektor halal dan berusaha untuk mencari pasar lokal dan internasional baru.

Jepang sebagai tuan rumah Olimpiade 2020, menarik wisatawan Muslim dari wisatawan dunia.

Dalam sambutannya, Al-Issa menekankan pentingnya kerja sama antara MWL dan Jepang ini.

Dia juga memuji tingkat eksistensi tertinggi, integrasi nasional dan harmoni yang meluas di semua agama, sekte, dan ras, jauh dari ekstremisme, serta nilai-nilai dan etika manusia yang ditanamkan secara mendalam dalam masyarakat Jepang.

Sementara itu, Dr. Noka Miyagima, CEO LSM Jepang menganggap penandatanganan kesepakatan ini sebagai acara bersejarah dan memberdayakan Jepang.

Dia juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kontribusi sosial MWL yang banyak, dan berharap kerjasama lebih lanjut pada masa depan melalui proyek halal tersebut.

Dia juga memuji peran Liga Muslim dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Muslim di Jepang dan di dunia Islam, serta dalam mempromosikan integrasi mereka ke dalam komunitas non-Muslim.

Al-Issa berpartisipasi dalam sebuah upacara yang diadakan untuk menandai peringatan tujuh tahun tsunami yang menimpa kota Sendai, utara Jepang pada tahun 2011 dan mengunjungi Sekolah Sendai untuk Anak Yatim Piatu, yang menaungi anak-anak yang telah kehilangan orang tua mereka dalam tsunami.

Ia didampingi anggota Liga lainnya, berkunjung ke Museum Hiroshima, di mana ia melihat foto-foto serangan bom atom yang dijatuhkan di kota tersebut. (T/RS2/RI-1 )

Mi’raj News Agency (MINA)