Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mahfud MD: Biang Kericuhan Bukan Rakyat atau Aparat, Melainkan Pejabat Korup

Widi Kusnadi Editor : Bahron Ans. - 13 detik yang lalu

13 detik yang lalu

0 Views

Prof Mahfudz MD (foto: IG)

Jakarta, MINA – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan bahwa akar persoalan dalam kericuhan demonstrasi yang berujung pada meninggalnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), bukanlah masyarakat yang turun ke jalan ataupun aparat, melainkan para pejabat korup yang rakus kekuasaan.

“Yang salah adalah pejabat-pejabat korup yang memainkan politik dan ekonomi yang serakahnomics. Itu biang utamanya. Jangan benturkan aparat lapangan dengan rakyat yang menuntut dan menggunakan hak konstitusionalnya,” kata Mahfud dalam unggahan di akun Instagram resminya, Jumat (29/8).

Mahfud meminta agar semua pihak lebih jernih dalam melihat permasalahan. Menurutnya, aksi masyarakat di jalan adalah bentuk penyaluran aspirasi yang dijamin oleh konstitusi dan tidak boleh ditindak dengan cara represif.

“Mereka yang demo dan marah-marah tak bisa disalahkan dan ditindak secara represif karena mereka menyampaikan aspirasi,” ujarnya.

Baca Juga: Massa Ojol Padati Jalan Kwitang, Tuntut Transparansi Kasus Tewasnya Affan

Lebih lanjut, Mahfud juga menyoroti posisi aparat di lapangan yang kerap terjebak dalam dilema ketika menghadapi massa aksi. Ia menilai, aparat hanyalah pelaksana perintah atasan dan sering berada dalam situasi sulit.

“Personel aparat berbarakuda di lapangan yang kemudian menabrak pendemo juga harus dikasihani. Mereka itu mungkin panik karena terjepit. Jika tidak tegas disalahkan oleh atasan, tetapi jika terlalu tegas berhadapan dengan massa,” jelasnya.

Mahfud mengingatkan pentingnya menjaga kewarasan dan kendali diri baik dari pihak aparat maupun masyarakat agar konflik tidak melebar. “Kendorkan saraf, kencangkan urat, sehatkan badan. Setegang dan secemas apa pun membaca situasi jangan lupa berolahraga. Akal yang sehat ada di tubuh yang sehat,” tulisnya.

Aksi massa ojol yang memprotes kematian Affan Kurniawan masih terus berlanjut di kawasan Kwitang dan sekitarnya sejak Kamis (28/8). Affan tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob dalam demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI, peristiwa yang kemudian viral di media sosial.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Kematian Driver Ojol Affan Kurniawan 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut, sementara tujuh anggota Brimob yang terlibat telah diamankan Divisi Propam Polri untuk diperiksa. Pihak keluarga korban dan komunitas ojol menuntut agar proses hukum dijalankan secara transparan.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik nasional dan ujian bagi komitmen Polri dalam menjaga profesionalitas sekaligus menjawab tuntutan keadilan masyarakat. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kapolri Mohon Maaf atas Insiden Rantis Brimob Tabrak Ojol

Rekomendasi untuk Anda