Al-Quds, MINA – Sekitar 40.000 jamaah melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih pada Selasa (24/2) malam di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang diduduki, meskipun ada pembatasan ketat dari otoritas penjajah Israel, pada malam kedelapan bulan suci Ramadhan.
Departemen Wakaf Islam di Yerusalem melaporkan, puluhan ribu jemaah telah tiba di Masjid sejak sore hari, memenuhi halaman dan area shalat beratap untuk melaksanakan ibadah.
Pasukan penjajah Israel dikerahkan secara besar-besaran di sekitar Kota Tua dan gerbang-gerbangnya. Mereka memeriksa kartu identitas sejumlah pemuda dan membatasi akses bagi beberapa orang yang mencoba mencapai situs suci tersebut.
Sementara itu, sejumlah besar keluarga, jamaah lanjut usia, dan mereka yang menjaga kehadiran di situs tersebut terlihat berada di kompleks Masjid.
Baca Juga: Israel Klaim Pembunuhan Khamenei Sesuai Hukum Internasional
Selama Ramadhan, Masjid Al-Aqsa biasanya dikunjungi oleh banyak jamaah dari Yerusalem yang diduduki dan warga Palestina dari wilayah pendudukan 1948, sementara pembatasan terus membatasi akses bagi warga Palestina dari Tepi Barat yang diduduki.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Smotrich Ancam akan Hancurkan Beirut Seperti Khan Younis di Gaza
















Mina Indonesia
Mina Arabic