Mantan Kapten Kriket India Ungkap Dirinya Korban Rasis

Mantan Kapten Kriket India Barat Darren Sammy saat konferensi pers di Islamabad, Pakistan, 3 Maret 2020. (Foto: dok. Anjum Naveed/AP)

Hyderabad, MINA – Mantan kapten kriket India Barat Darren Sammy mengklaim, ia adalah korban cercaan rasis yang digunakan oleh rekan satu timnya di India, ketika ia bermain untuk tim Liga Utama India (IPL) pada 2013-14.

Dalam sebuah video yang Sammy (36) unggah di media sosial pada Selasa (10/6), ia mengatakan, rekan satu timnya di Hyderabad Sunrisers biasa memanggilnya “kaalu”, bahasa gaul Hindi yang berarti “hitam”, tetapi ia tidak tahu apa arti kata itu.

Sammy mengatakan, beberapa rekan setim Sunrisers yang tidak disebutkan namanya akan memanggilnya “kaalu” dan dia hanya menyadari konotasi rasial itu setelah menonton acara TV yang membahas masalah tersebut.

“Saya mendengarkan (komedian India-Amerika) Hasan Minhaj berbicara tentang bagaimana beberapa orang dalam budayanya melihat atau menggambarkan orang kulit hitam,” kata Sammy di Instagram, demikian dikutip dari Al Jazeera.

“… Saya marah setelah mendengarkan dia menggambarkan sebuah kata yang mereka gunakan untuk menggambarkan orang kulit hitam, yang katanya tidak dalam cara yang baik … dan itu merendahkan,” katanya.

“Seketika, saya ingat ketika saya bermain untuk Sunrisers pada 2013 hingga 2014, saya dipanggil kata yang persis sama dengan yang dia jelaskan merendahkan kita orang kulit hitam,” katanya.

Sammy mengatakan, dia akan “mengirim pesan kepada orang-orang itu” untuk meminta maaf dari para pemain India.

Sammy mengatakan, kata “kaalu” juga digunakan untuk menggambarkan rekan setimnya dari Sri Lanka, Thisara Perera.

“Saya mengira itu berarti sesuatu yang lain yang membangkitkan semangat. Tetapi setiap kali saya dipanggil, itu adalah saya dan Thisara, selalu ada tawa di saat itu,” katanya.

“Tapi Anda bisa mengerti frustrasiku dan kemarahanku ketika ditunjukkan kepadaku bahwa itu sama sekali tidak lucu,” tambahnya. (T/RI-1/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)