Jakarta, MINA – Sekolah Paradisa Cendekia Cibubur, Bekasi menyalurkan donasi kemanusiaan untuk Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di Gaza, Palestina, pada Rabu (25/2). Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian keluarga besar sekolah terhadap kondisi kemanusiaan yang masih memprihatinkan di wilayah tersebut.
Donasi yang dihimpun berasal dari partisipasi siswa, orang tua, guru, dan seluruh elemen sekolah. Dana yang terkumpul selanjutnya disalurkan melalui lembaga kemanusiaan yang selama ini fokus membantu layanan kesehatan di Gaza, khususnya untuk ibu hamil, bayi, dan anak-anak yang terdampak konflik.
Primary Years Programme (PYP) Coordinator, Yuni Triana, S.Pd menyatakan, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Sekolah Paradisa Cendekia Cibubur terhadap kondisi krisis di Palestina, sekaligus menanamkan empati kepada peserta didik.
Sebagai hasilnya, salah satu penggerak kegiatan, Ihsan (siswa kelas 6) telah menginisiasi program edukasi dan pameran sekolah yang mengangkat tema perjuangan Palestina dan kondisi RSIA di Gaza.
Baca Juga: Harga Jual Emas Hari Ini, Jumat 6 Maret 2026
Ibunda dari Ihsan, Hera menyerahkan bantuan sebesar Rp.6.500.000,- kepada Maemuna Center Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, siswa dan orang tua diajak mengenal situasi kemanusiaan di Gaza melalui presentasi, poster edukatif, serta penggalangan dana yang dilakukan secara sukarela.
Aksi solidaritas ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan materi, tetapi juga menanamkan nilai empati dan kepedulian global kepada para siswa sejak dini.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa pendidikan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga tentang kepekaan terhadap penderitaan sesama,” ujarnya.
Baca Juga: [Bedah Berita MINA] Serangan Gabungan AS–Israel ke Iran, Apa Dampaknya?
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para orang tua siswa yang menilai langkah sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter. Selain meningkatkan literasi global, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran nyata tentang solidaritas kemanusiaan dan pentingnya membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai belahan dunia.
Banyak ibu dan anak menjadi kelompok paling rentan terdampak krisis tersebut. Karena itu, dukungan dari berbagai elemen masyarakat internasional, termasuk institusi pendidikan, diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan layanan kesehatan di wilayah itu. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: BMKG: Seluruh Wilayah DKI Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang Hari Ini
















Mina Indonesia
Mina Arabic