Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Materi Edukasi Pencegahan LGBTQ Segera Diterapkan di Sekolah Keagamaan

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 29 Juli 2026 - 15:01 WIB

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:01 WIB

38 Views ㅤ

Ilustrasi santri Madrasah Aliyah (MA). (foto: MINA)

Jakarta, MINA – Materi edukasi pencegahan penyebaran budaya LGBTQ segera diterapkan di lingkungan sekolah dan lembaga pendidikan keagamaan di lingkungan Kementerian Agama RI sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai moral peserta didik.

Program tersebut saat ini tengah disusun oleh Kementerian Agama dengan melibatkan pakar pendidikan, tokoh agama, serta pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Penyusunan materi dilakukan untuk memberikan pedoman yang komprehensif bagi guru dan tenaga pendidik dalam menyampaikan pemahaman sesuai ajaran agama dan nilai-nilai budaya bangsa.

Selain itu, materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang di era digital.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Kementerian Agama menjelaskan pendekatan yang digunakan bersifat edukatif dan preventif, dengan menitikberatkan pada penguatan akhlak, etika pergaulan, serta ketahanan keluarga.

Karena itu, materi yang disusun tidak hanya memuat aspek keagamaan, tetapi juga mempertimbangkan pendekatan pendidikan yang sesuai dengan perkembangan psikologis peserta didik.

Untuk mendukung implementasinya, pemerintah juga berencana memberikan pembekalan kepada para guru di sekolah keagamaan agar mampu menyampaikan materi secara tepat dan bertanggung jawab.

Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sekaligus memperkuat pembinaan karakter di kalangan pelajar.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter yang selama ini menjadi salah satu fokus pembangunan sumber daya manusia.

Di lingkungan madrasah dan sekolah keagamaan, pendidikan karakter dipandang sebagai fondasi penting dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki ketahanan moral di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial.

Materi edukasi tersebut masih dalam tahap finalisasi sebelum diterapkan secara bertahap di satuan pendidikan keagamaan.

Melalui program ini, diharapkan sekolah tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berpegang teguh pada nilai-nilai agama, serta mampu menyikapi dinamika kehidupan secara bijaksana. []

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda