Silwan, MINA – Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir menyerbu kawasan Silwan, selatan Masjid Al-Aqsa ditemani rombongan pemukim Yahudi dan dikawal ketat pasukan penjajah Israel.
Seperti dikutip dari Palestine Information Center, Rabu (1/7), sumber setempat mengatakan polisi Israel menutup jalan menuju kawasan Bab al-Asbat dan lingkungan Ras al-Amud di Silwan, sementara para pemukim memaksa masuk ke pemakaman Islam di dekatnya.
Pemakaman Bab al-Rahma dan pemakaman Islam bersejarah lainnya di sepanjang tembok timur Al-Aqsa telah berulang kali menjadi sasaran serbuan pemukim di bawah perlindungan polisi Israel. Menurut sumber setempat, insiden-insiden itu mencakup tindakan vandalisme dan penodaan, seperti merusak nisan dan membongkar sebagian makam.
Kawasan ini juga menyaksikan penggalian dan proyek-proyek yang bertujuan memperluas kehadiran Israel, termasuk pembangunan taman bertema alkitabiah dan rute wisata di atas tanah milik pemakaman Islam. Lokasi ini terkadang juga digunakan sebagai pos keamanan, yang semakin membatasi akses warga Palestina.
Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera
Silwan adalah salah satu kawasan paling sensitif di Yerusalem yang diduduki karena letaknya yang berdekatan dengan Kota Tua dan berbatasan dengan sisi selatan dan tenggara kompleks Masjid Al-Aqsa. Kawasan ini sejak lama menjadi fokus proyek permukiman Israel dan upaya untuk mengubah komposisi demografisnya.
Pasukan Israel terus memberlakukan pembatasan di seluruh Yerusalem yang diduduki, sementara kunjungan pemukim yang berulang ke kompleks Al-Aqsa dan langkah-langkah yang dinilai warga Palestina sebagai upaya mengubah status quo tetap menjadi ciri utama situasi di lapangan.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic