NYC Indonesia: Tim SAR Bekerja Sangat Keras dan Berhasil

Jakarta, MINA – Ketua Indonesia National Youth Council (NYC Indonesia) Tantan Taufiq Lubis memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim SAR yang telah bekerja keras mencari seluruh korban kecelakaan pesawat Sriwijaya.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah khususnya kepada Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia), Kapolri (Kepala Kepolisian Republik Indonesia), KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi), Basarnas (Badan SAR Nasional), KSAL (Kepala Staf Angkatan Laut), Palang Merah Indonesia, Tim SAR Resimen Mahasiswa dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas upaya pencarian yang cepat untuk menemukan semua penumpang dan memberikan kepastian informasi kepada keluarga dan seluruh masyarakat,” jelas dia kepada media, Rabu (13/1).

Tim penyelamat Search and Rescue (SAR) Indonesia berhasil menemukan dan mengumpulkan bagian tubuh, potongan pakaian, dan potongan logam dari Laut kepulauan seribu pada Ahad (10/1) pagi, atau sehari setelah Boeing 737-500 Sriwijaya Airlines SJ-182 dengan 62 orang penumpang di dalamnya jatuh tak lama setelah lepas landas dari Jakarta, dan Selasa (12/1). Selain itu, kotak hitam juga ditemukan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah telah melakukan upaya penyelamatan dan pencarian besar-besaran setelah mengidentifikasi kemungkinan titik lokasi kecelakaan.

“Alhamdulillah usai ditemukannya black box, tim medis forensik bisa mengidentifikasi lebih dari tiga korban penumpang,” katanya.

NYC Indonesia mengimbau kepada seluruh generasi muda Indonesia untuk turut serta mendukung proses penyelamatan dalam berbagai hal.

“Setidaknya minimal melalui doa, semoga semua korban dapat di temukan dan bisa di identifikasi,” kata Tantan yang juga Vice Presiden ICYF.

Sementara itu dari Istanbul, Turki, President Islamic Cooperation Youth Forum (ICYF) Taha Ayhan menyampaikan belasungkawa dan bersimpati yang sebesar-besarnya pascakecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

“Pikiran dan doa kami bersama keluarga almarhum dan seluruh bangsa Indonesia. Kami berdoa. Untuk saudara-saudara kita yang telah meninggal. Semoga Allah memberikan kita kekuatan Di saat-saat sulit ini,” ujar Taha, melalui rilisnya kepada media, Rabu (13/1).

Selain itu, Presiden OIC Youth Indonesia Astrid Nadya Rizqita menyampaikan rasa dukanya dan memanjatkan doa untuk seluruh korban kecelakaan pesawat dan keluarga yang terkena dampak kejadian tersebut, khususnya untuk Mulyadi P Tamsir, mantan Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang aktif di bidang pemberdayaan pemuda Islam dan juga alumnus program ICYF/OIC Youth tingkat nasional maupun internasional.

“Almarhum dikenal oleh semua orang sebagai orang yang baik dan pemimpin muda yang menginspirasi generasi muda di Indonesia,” kata dia, melalui rilisnya kepada media, Rabu (13/1).(L/R1/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)