NYT: 53 Orang Tewas Dalam Penembakan Massal di AS pada Agustus

New York, MINA – Setidaknya 53 orang tewas dalam penembakan massal di seluruh Amerika Serikat (AS) pada bulan Agustus, menurut laporan New York Times, Ahad (1/9), menunjukkan meningkatnya masalah kekerasan senjata di negara itu.

Pada Sabtu (31/8), seorang pria bersenjata menewaskan tujuh orang dengan menembaki mobil-mobil yang lewat di Odessa, Texas, sebelum ia ditembak mati oleh petugas polisi.

Penembakan yang juga melukai 21 orang itu menandai akhir bulan Agustus dengan mengerikan, demikian Press TV melaporkan.

Pada 3 Agustus, seorang pria bersenjata menembaki orang-orang di dalam Walmart di El Paso, menewaskan 22 orang dan melukai puluhan lainnya.

Sebanyak 38 penembakan massal telah terjadi di AS pada tahun 2019, membawa negara itu ke dalam perdebatan yang lebih intens tentang kontrol senjata di tengah penolakan Presiden Donald Trump.

Presiden yang mendapat dukungan kuat dari Asosiasi Senapan Nasional, sejauh ini telah menolak seruan untuk undang-undang senjata yang lebih ketat menjelang pemilu 2020.

Pada 4 Agustus, seorang pria bersenjata menembak dan membunuh sembilan orang dan melukai 16 lainnya di distrik seni dan hiburan di pusat kota Dayton, Ohio.

Sebelumnya pada 31 Mei, seorang insinyur kota menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai enam lainnya sebelum bunuh diri dalam penembakan di pusat kota di Pantai Virginia, Virginia. (T/RI-1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)