Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

OKI Dukung Sanksi Dagang Eropa dan Kanada terhadap Permukiman Ilegal Israel

Hasanatun Aliyah Editor : Sri Astuti - Rabu, 9 September 2026 - 21:56 WIB

Rabu, 9 September 2026 - 21:56 WIB

39 Views

Jeddah, MINA – Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Ismail Ould Cheikh Ahmed menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah yang diambil  Inggris, Kanada, dan negara-negara Eropa untuk memberlakukan pembatasan dan sanksi perdagangan dengan permukiman kolonial ilegal Israel yang didirikan di wilayah Palestina yang diduduki.

Dalam sebuah pernyataan, Rabu (9/9), Sekjen OKI menggambarkan langkah-langkah tersebut sebagai langkah penting yang mencerminkan komitmen terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan, serta berkontribusi pada pelestarian solusi dua negara. Wafa melaporkan.

Sekjen OKI memperingatkan bahaya yang ditimbulkan oleh terorisme terorganisir yang terus berlanjut dan meningkat yang dilakukan oleh pemukim ekstremis, serta kebijakan pemindahan paksa dan pemukiman kolonial di wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967, khusunya rencana kolonial E1 di Yerusalem Timur yang diduduki.

Ia menyerukan pengaktifan semua mekanisme hukum yang tersedia untuk meminta pertanggungjawaban atas kejahatan dan pelanggaran terhadap rakyat Palestina berdasarkan hukum pidana internasional.

Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera

Sekjen OKI kembali menyerukan kepada semua negara untuk mengambil sikap tegas dan mengambil langkah-langkah praktis serupa untuk memastikan penghentian total kebijakan pemukiman kolonial ilegal.

Ia menekankan komitmen OKI untuk memperkuat koordinasi dengan semua mitra internasional guna memobilisasi dukungan politik, hukum, dan ekonomi yang diperlukan untuk mengakhiri permukiman dan pendudukan Israel.[]

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda