Pebulu Tangkis China, Lin Dan Resmi Gantung Raket

Beijing, MINA – Pebulutangkis asal China, Lin Dan, dua kali Juara Dunia dan peraih medali emas Olympiade, mengakhiri karier selama 20 tahun sebagai  pebulu tangkis elite dunia,  pada Sabtu (4/7).

Pebulu tangkis berusia 36 tahun tersebut mengumumkan pensiunnya melalui akun media sosial Weibo.

“Mulai dari 2000 hingga 2020, selama 20 tahun. Saya harus mengucapkan selamat tinggal kepada tim nasional. Sangat sulit untuk mengungkapkannya,” tulis Lin Dan di Weibo, dilansir dari Xinhua yang dikutip MINA, Ahad (5/7).

Lin Dan memenangi sejumlah gelar bergengsi sepanjang karier dari berbagai event bulu tangkis besar dunia. Salah satunya adalah peraih medali emas Olimpiade London 2012.

Selama dua dekade berkarier sebagai pemain bulu tangkis, begitu banyak prestasi yang diraih sosok berjulukan Super Dan itu.

Mulai dari titel kampiun turnamen tahunan BWF, Piala Thomas, Piala Sudirman, medali emas Asian Games, gelar juara dunia, hingga medali emas Olimpiade, sudah didapat Lin Dan.

Medali emas Kejuaraan Dunia perdana Lin Dan terjadi pada Kejuaraan Dunia 2006 di Madrid, Spanyol. Dalam all-Chinese final, ia mengalahkan Bao Chun Lai, 18-21, 21-17, 21-17.

Lin Dan sanggup mempertahankan titel tersebut pada Kejuaraan Dunia 2007 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kala itu, ia bertemu wakil Indonesia, Sony Dwi Kuncoro pada partai puncak. Lin kembali tampil cemerlang. Ia menang dua gim langsung 21-11, 22-20.

Lin Dan lagi-lagi unggul pada Kejuaraan Dunia 2009. Setahun usai memenangi medali emas Olimpiade, pria berjulukan Super Dan itu masih mendominasi sektor tunggal putra. Ia menembus babak final Kejuaraan Dunia 2009 di Hyderabad, India.

Sepanjang berkarier, tiga rival beratnya yang juga telah pensiun lebih dulu menunjukan persaingan yang begitu ketat dirasakan Lin Dan, yaitu Taufik Hidayat (Indonesia), Peter Gade (Denmark), dan Lee Chong Wei (Malaysia). (R/R11/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)