Yerusalem, MINA – Otoritas pendudukan Israel menghalangi akses ke Gereja Makam Suci pada sabtu (11/4), bertepatan dengan peringatan Sabat Terang komunitas Kristen sesuai kalender Timur.
Menurut sumber Jaridah Al-Quds, pasukan pendudukan juga mendirikan sejumlah pos pemeriksaan militer di semua jalan dan pintu masuk menuju Gereja Makam Suci.
Langkah-langkah represif terkonsentrasi di kawasan Bab al-Amud dan lingkungan Kota Tua Al-Quds (Yerusalem), di mana tentara dan polisi dikerahkan untuk memperketat pergerakan warga dan pengunjung.
Akibatnya, ratusan jemaat yang ingin berpartisipasi dalam ritual keagamaan mengalami hambatan kedatangan.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Para prajurit juga memeriksa identitas para pemuda, melecehkan beberapa di antaranya, serta mencegah sejumlah besar jemaat masuk ke gereja tanpa alasan hukum yang jelas.
Pembatasan Israel juga meluas ke pos-pos pemeriksaan militer di sekitar seluruh kota Yerusalem.
Langkah eskalasi ini terjadi meskipun Patriarkat Ortodoks Yunani di Yerusalem telah menyerukan kepada umat kristen untuk tetal berpartisipasi dalam peringatan acara keagamaan suci tersebut. []
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic