Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penelitian Menemukan Batu Ginjal Mungkin Mengandung Ekosistem Mikroba Tersembunyi

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

27 Views ㅤ

Ilustrasi batu ginjal. (Gambar: SANA)

Canberra, MINA – Sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat menemukan bahwa batu ginjal umum, terutama yang terdiri dari kalsium oksalat, mungkin mengandung bakteri hidup yang tertanam dalam strukturnya.

Dilansir dari SANA pada Kamis (5/3), menurut laporan yang diterbitkan di situs web ScienceAlert yang berbasis di Canberra, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PNAS tersebut menggunakan teknik pencitraan canggih, termasuk mikroskop elektron dan fluoresensi untuk mengidentifikasi bakteri dan biofilm di dalam lapisan kristal, bukan hanya di permukaannya seperti yang diyakini sebelumnya.

Para peneliti mengatakan bahwa keberadaan bakteri ini dapat membantu memulai proses kristalisasi sebelum bakteri tersebut terperangkap di dalam batu yang sedang tumbuh. Penemuan ini juga dapat menjelaskan hubungan yang sudah dikenal antara infeksi saluran kemih berulang dan peningkatan risiko batu ginjal.

Temuan ini menunjukkan bahwa perawatan baru dapat menargetkan lingkungan mikroba di dalam batu ginjal. Namun, para peneliti menekankan bahwa penelititan lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahami interaksi antara bakteri dan kristal kalsium.

Baca Juga: Sehat di Usia Senja: 9 Tips Santai Menjaga Kesehatan Lansia

Batu ginjal adalah kondisi kesehatan umum di seluruh dunia dan sering menyebabkan nyeri hebat dan komplikasi yang mungkin memerlukan perawatan medis. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Ini Subtipe Dominan dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

Rekomendasi untuk Anda

MINA Preneur
MINA Health
MINA Health
MINA Health