Pengusaha Muda Asal Bandung Hasilkan Omset Ratusan Juta dari Pembuatan Gamis

Muhammad Khairil Barri, seorang pengusaha muda berusia 33 tahun asal Cipamokalan Bandung membuka lapangan kerja, dengan usaha pembuatan gamis dan kurta.(Foto: Istimewa)

Al Baari, begitulah merek yang diproduksi oleh seorang anak muda asal Bandung. Adalah Muhammad Khairil seorang pengusaha muda berusia 33 tahun asal Cipamokalan Bandung membuka lapangan kerja, dengan usaha pembuatan gamis dan .

Memulai usaha ketika masih kuliah di Itenas tahun 2015, menjadi reseller gamis dan kurta. Barri mulai menjajakan barang dagangannya dengan berkeliling Bandung dan online. Banyaknya peminat membuat Barri makin semangat memasarkan barang dagangannya.

Setelah beberapa tahun menjadi reseller, pria ini akhirnya memberanikan diri untuk membuka usaha sendiri. Berbekal hasil usaha ketika menjadi reseller, dana sebesar seratus juta menjadi modal awal Barri membuka konveksi. Bahkan ketika pandemi covid-19 sedang melanda pada 2021, Barri terus berusaha menjalankan usahanya, dia tidak menyangka akan mendapat sambutan cukup luas dari pasar.

Permintaan pasar yang cukup tinggi membuat Barri harus kembali membuka jasa konveksi di tiga tempat. Produk gamis dan kurta milik Barri, memiliki berbagai ukuran mulai dari anak-anak hingga dewasa, dalam sehari mereka mampu memproduksi 250 potong pakaian.

“Permintaan banyak dari Jakarta, dan Sumatera seperti Lampung dan Palembang, bahkan banyak permintaan dari Kalimantan, hingga Sulawesi. Tadinya kami memiliki satu tempat konveksi, namun tidak cukup sehingga harus membuka dua tempat lagi,” ucap pria lulusan Teknik Mesin ini.

Selain pasar di Indonesia, Gamis produksi Al Barii juga kini mulai merambah pasar internasional dengan target pasar negara-negara Asean seperti Malaysia dan Singapura. “Kami juga mendapatkan pesanan dari Singapura dan Malaysia” ujarnya.

Ketika ditanya tentang omset yang dihasilkan, pria ini mengatakan minimal omset yang bisa diperoleh dalam sehari sebesar delapan juta rupiah. “Minimalnya kami mendapat 8 juta rupiah, itu di hari–hari normal, jika masuk bulan Ramadhan maka omset akan meningkat dua hingga tiga kalinya” ujarnya.

Ayah dua orang anak ini, mengatakan bahwa dia menjajakan barangnya secara online. “Kami jualan online dengan platform seperti Shopee, Tik-Tok, Tokopedia dan lain lain, dalam berjualan online, terkadang saya tangani sendiri, jadi saya online dan menjajakan barangnya,” jelasnya.

Menurut pemuda kelahiran Cirebon ini, barangnya dimintai karena beberapa hal, yaitu kualitas bahan dan jahitan yang selalu dikontrol setiap produknya. “Kami sangat memperhatikan kualitas produk kami, mulai dari kualitas kain yang terus kami jaga, hingga jahitan yang harus kami perhatikan sebelum dipasarakan,” ungkapnya.

Meskipun demikian, barang dengan kualitas premium ini, tetap dijual dengan harga cukup murah. “Produk kami diminati karena selain kualitasnya baik, harga yang kami tawarkan juga sangat terjangkau,” kata Barri seraya tersenyum.

“Harga produk kami jauh lebih rendah dari harga pasaran, bahkan jika ada yang ingin menjadi reseller kami akan berikan harga lebih rendah lagi” ujarnya.

Meskipun tidak sesuai dengan jurusan yang diambilnya ketika kuliah, namun Barri tetap bersyukur dengan pemberian Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Ini mungkin jalan saya, saya lulusan teknik mesin, namun Allah membuka jalan usaha saya sebagai pengusaha gamis ini” ujarnya.

Jika ingin melihat produk , bisa mengikuti akun media sosialnya di instagram, AL BARRI’, sedangkan untuk pemesanan silakan menghubungi admin +6281218182952.(AK/R1/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)