SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Badan Atom Iran Kecam Serangan AS ke Situs Nuklir

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Senin, 23 Juni 2025 - 07:36 WIB

Senin, 23 Juni 2025 - 07:36 WIB

7 Views ㅤ

Situs nuklir Iran. (Aljazairiyah)

Teheran, MINA – Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) mengecam Serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir negara itu di Fordow, Natanz, yang telah diklaim AS.

Badan tersebut mengatakan ketiga lokasi nuklir tersebut beroperasi di bawah pengawasan penuh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) berdasarkan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT).

Siaran Pers AEOI menambahkan, serangan brutal terhadap lokasi-lokasi tersebut melanggar hukum internasional.

AEOI mengatakan agresi itu dilakukan di bawah ketidakpedulian Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Baca Juga: Trump Jadikan Kerusuhan Prancis Sebagai Materi Kampanye di Pemilu Sela

“Masyarakat internasional diharapkan mengecam pelanggaran hukum ini, dan mendukung Iran dalam menegakkan hak-haknya yang sah,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Organisasi tersebut meyakinkan bangsa Iran yang besar tidak akan membiarkan kemajuan industri nasional ini terhenti.

“Organisasi ini telah menempatkan dalam agendanya semua tindakan yang diperlukan untuk membela hak-hak rakyat Iran, termasuk langkah-langkah tindak lanjut hukum,” lanjutnya.

Sebelumnya, dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump secara terang-terangan mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang merupakan pelanggaran integritas teritorial Iran dan pelanggaran konvensi internasional.

Baca Juga: Trump Sebut Paris Segera Jadi Kota Muslim, Desak Macron Tutup Perbatasan

“Kami telah menyelesaikan serangan yang sangat sukses terhadap tiga lokasi nuklir di Iran, termasuk Fordow, Natanz, dan Esfahan,” klaim Trump.

“Semua pesawat kini berada di luar wilayah udara Iran. Muatan penuh BOM dijatuhkan di lokasi utama, Fordow,” lanjutnya.

Pengumuman itu menyusul laporan di media Amerika bahwa Pentagon sedang memindahkan pesawat pengebom siluman B-2 dari Pangkalan Angkatan Udara Whiteman di Missouri menuju Teluk Persia.

Menurut sumber Press TV, pertahanan udara di sekitar tiga lokasi nuklir bawah tanah diaktifkan dan serangan berhasil digagalkan, kecuali kerusakan eksterior kecil di titik masuk dan keluar. []

Baca Juga: Macron Kecam Kerusuhan Demo Biaya Hidup di Prancis, Hampir 2.400 Orang Ditangkap

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Wapres AS Akui Kesalahan dalam Perang Iran

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Dunia Islam
Internasional
Internasional
Internasional