Jepara, MINA – Persijap Jepara menjamu Persis Solo pada laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis (5/3) malam.
Kedua tim sangat membutuhkan kemenangan karena Persijap yang berada di posisi 15 klasemen tidak mau kembali ke zona degradasi dan Persis sangat ingin meninggalkan dasar klasemen.
Pelatih Persijap Mario Lemos menerapkan formasi 4-2-3-1 dan pelatih Persis Milomir Seslija mengandalkan skema 4-1-3-2.
Pertandingan babak pertama berlangsung sengit tanpa adanya gol yang tercipta dengan Laskar Kalinyamat mendominasi penguasaan bola.
Baca Juga: Semen Padang vs PSIM: Unggul Jumlah Pemain, Kabau Sirah Hanya Raih 1 Poin
Kondisi yang sama tercipta pada babak kedua. Namun, pada menit ke-50, tim tuan rumah dilanda kepanikan.
Jose Luis Espinosa Arroyo (Liri) diganjar kartu merah karena dianggap menendang kepala Roman Paparyha (99) saat menanduk bola.
Namun, cek rakaman VAR kemudian menyelamatkan Liri. Wasit Rio Permana Putra kemudian membatalkan kartu merahnya dan menggantinya dengan kartu kuning. Rekaman VAR menunjukkan sepatu Liri tidak sampai mengenai wajah Paparyha, tetapi posisi kaki tetap terlalu tinggi.
Namun, pada menit ke-77, Tiri (4) tidak bisa selamat lagi dari kartu merah setelah wasit Rio melakukan cek VAR kedua di luar lapangan.
Baca Juga: Semen Padang vs PSIM: Samuel Simanjuntak Kena Tendangan Maut, Fahreza Kartu Merah
Rekaman yang disorot adalah insiden ketika Liri menjatuhkan Paparyha (99) di depan kotak penalti. Kaki Liri terekam masuk ke sela kaki Paparyha yang menggiring bola beberapa centi lebih ke depan.
Wasit Rio kemudian mengganjar Liri kartu kuning kedua yang disusul dengan kartu merah.
Maka setelah itu, Persijap Jepara bermain dengan sepuluh pemain.
Meski unggul jumlah pemain, Laskar Sambernyawa tidak dapat memaksimalkan keunggulan dengan gol. Bahkan peluang emas di masa injury time gagal digolkan oleh Abu Kamara (4) saat dia berduel dengan kiper Muhammad Ardiansyah (1).
Baca Juga: Persija Jakarta vs Borneo FC: Laga Big Match Dihiasi Gol-Gol Mematikan
Pada akhirnya, skor 0-0 menjadi angka akhir dari pertandingan di Bumi Kartini.
Raihan 1 poin membuat Persijap Jepara masih di posisi 15, tetapi menjauhkan selisih poin dari PSBS Biak yang masih di zona degradasi usai kalah dari Persik Kediri pada pertandingan yang lain.
Sementara Persis Solo, meski masih di zona degradasi, tetapi ia mendepak Semen Padang ke dasar klasemen dengan poin sama-sama 17, tetapi unggul selisih gol. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Persija vs Borneo FC: Kedua Kiper Tampil Solid di Babak Pertama
















Mina Indonesia
Mina Arabic