Perusahaan Indonesia Buka Pabrik Pengolahan Sabun di Tanzania

Foto: Kedutaan Besar Repuik Indonesia (KBRI) Dar Es Salam

Mkuranga, MINA – Perusahaan Indonesia, PT Sinar Antjol memulai investasi pabrik pengolahan sabun dan body lotion di Tanzania dengan menandatangani akta jual beli sebidang tanah di Mkuranga, Pwani Region.

Perusahaan ini telah memasarkan produk-produknya di Tanzania selama 15 tahun terakhir, dan memutuskan untuk berinvestasi secara langsung setelah melihat pangsa pasar yang menjanjikan.

Pabrik PT Sinar Antjol direncanakan mulai dibangun pada awal tahun 2021 dan mulai beroperasi pada bulan September 2021. Demikian dikutip dari siaran pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dar Es Salam, Kamis (3/12).

Pabrik tersebut akan menjadi pabrik kedua perusahaan Indonesia di Tanzania setelah sebelumnya telah diresmikannya pabrik PT Indesso di Pemba, Zanzibar, untuk pengolahan minyak daun cengkeh.

Selain itu, dalam waktu dekat juga akan segera dibangun pabrik pengolahan rumput laut di Zanzibar melalui kerja sama antara Zanzibar State Trading Corporation (ZSTC) dengan PT Ocean Fresh dan PT Kappa Carragenan Nusantara.

Sejumlah BUMN RI juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan BUMN Tanzania guna mengeksplorasi kerja sama investasi di bidang pembangunan infrastruktur dan pertambangan.

Tanzania merupakan destinasi investasi yang sangat strategis. Selain memiliki situasi politik dan keamanan yang stabil, negara tersebut juga merupakan salah satu pintu masuk utama masuknya barang-barang ke Afrika Timur.

Tanzania berbatasan langsung dengan delapan negara, enam di antaranya adalah negara landlocked.

Total populasi Tanzania serta seluruh negara yang berbatasan langsung 332.652.400 jiwa (2019), lebih besar dari populasi Indonesia.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Tanzania juga cukup tinggi, di kisaran 7 persem di 5 tahun terakhir, dengan GDP sebesar 15 persen dari total GDP seluruh Afrika Timur. (R/RE1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)