Jakarta, MINA – Sakuri, Ketua Majelis Ukhuwah Pusat atas nama Pimpinan Jama’ah Muslimin (Hizbullah) menegaskan bahwa Zionis Israel tidak dapat dianggap telah meraih kemenangan dengan gugurnya pejuang Palestina, Abu Ubaida. Sebaliknya, peristiwa tersebut justru dinilai akan membangkitkan semangat perjuangan rakyat Palestina dalam melawan penjajahan dan memperjuangkan pembebasan Masjidil Aqsa.
Dalam pernyataan resminya, Selasa (30/12) di Jakarta, Sakuri menyatakan gugurnya Abu Ubaida tidak akan melemahkan barisan perjuangan.
“Kematian seorang pejuang di jalan kebenaran justru merupakan bentuk kemenangan moral sekaligus pemantik lahirnya generasi pejuang baru yang melanjutkan estafet perlawanan, ” ujarnya.
Sakuri juga menegaskan bahwa gugurnya Abu Ubaida akan memperkuat simpati dunia internasional terhadap perjuangan rakyat Palestina. Pada saat yang sama, tindakan Zionis Israel dinilai semakin memperbesar kecaman global karena terus melakukan pelanggaran gencatan senjata dan hukum internasional.
Baca Juga: Anies Baswedan Desak Indonesia Keluar dari BoP Bentukan Trump
Gugurnya Abu Ubaida selaras dengan nilai-nilai keimanan dalam Islam sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surah Al-Ahzab ayat 23, tentang orang-orang beriman yang menepati janji mereka kepada Allah, sebagian gugur sebagai syuhada dan sebagian lainnya menunggu, tanpa mengubah komitmen perjuangan.
Jama’ah Muslimin juga turut menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya Abu Ubaida. Namun, mereka menegaskan duka tersebut tidak akan menyurutkan semangat perjuangan untuk pembebasan Masjidil Aqsa dan Palestina dari penjajahan.
Gugurnya seorang pejuang menjadi pelajaran penting bahwa perjuangan menegakkan kebenaran dan keadilan tidak boleh berhenti dalam kondisi apa pun. Perjuangan akan terus berlanjut dan melahirkan pejuang-pejuang baru yang siap melanjutkan estafet perlawanan.
Agresi militer Zionis Israel terhadap Palestina hingga kini terus berlangsung dan telah menelan banyak korban jiwa dari kalangan warga sipil maupun pejuang. Berbagai pihak internasional mencatat berulangnya pelanggaran gencatan senjata oleh Israel, yang memicu kecaman luas serta gelombang solidaritas global terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Baca Juga: Harga Jual Emas Hari Ini, Jumat 6 Maret 2026
Pejuang Hamas, Brigade Al-Qassam mengumumkan pada Senin (29/12) syahidnya Juru Bicara Abu Obaida. Abu Ubaida, alias Huthaifa Samir al-Kahlout, menjadi sasaran pada akhir Agustus ketika serangan Israel menghantam sebuah apartemen di Kota Gaza. The New Arab melaporkan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: [Bedah Berita MINA] Serangan Gabungan AS–Israel ke Iran, Apa Dampaknya?
















Mina Indonesia
Mina Arabic