PM Modi Letakkan Pondasi Kuil Ram di Situs Masjid yang Dihancurkan

New Delhi, MINA – Perdana Menteri India Narendra Modi meresmikan pondasi pertama pada hari Rabu (5/8) sebagai tanda untuk memulai pembangunan sebuah kuil Hindu di kota utara Ayodhya, di atas situs masjid Babri yang dihancurkan sejak 30 tahun lalu.

Modi mengucapkan ritual doa kepada sembilan balok batu dengan nama Dewa Ram tertulis di atasnya di tengah nyanyian rohani Hindu untuk melambangkan dimulainya pembangunan kuil, yang diperkirakan akan memakan waktu tiga setengah tahun.

“Saya berterima kasih menyaksikan sejarah dibuat. Jutaan orang India tidak percaya bahwa hari ini telah tiba. Seluruh negara berada dalam mantra Lord Ram. Ram adalah lambang persatuan India dalam keanekaragaman,” kata Modi Dalam sambutannya. Al Jazeera melaporkan.

Pemimpin nasionalis Hindu mengenakan pakaian tradisional Kurta emas, kemeja panjang, dan Dhoti putih, kain longgar yang dililitkan di pinggangnya, bersama dengan masker wajah.

Modi, berbagi panggung dengan kepala RSS, kelompok supremasi Hindu yang militeristik, induk dari Partai Bharatiya Janata (BJP).

“Ini adalah momen yang emosional dan bersejarah,” kata Lal Krishna Advani, pemimpin 92 tahun pemerintahan BJP yang berada di garis depan kampanye kuil partai pada 1990-an.

Penyelenggara mengatakan upacara itu ditetapkan pada tanggal astrologi yang menguntungkan bagi umat Hindu.

Namun Rabu juga menandai satu tahun sejak pemerintah Modi mencabut status semi-otonom Kashmir yang dikelola India.

Jalan utama dibarikade dan sekitar 3.000 tentara paramiliter menjaga kota Ayodhya, tempat semua toko dan bisnis tutup.

Pekan lalu, seorang biksu dan 15 petugas polisi di lokasi kuil dinyatakan positif terkena virus corona, yang telah menginfeksi 1,9 juta orang di India dan menewaskan hampir 40.000.

Situs tersebut sebenarnya adalah Masjid Babri yang oleh masyarakat Hidu setempat diklaim sebagai kuil. Pengadilan India kemudian memutuskan bahwa tempat itu dulunya adalah kuil. Akhirnya masjid Babri yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu kini dikuasai oleh komunitas Hindu didukung pemerintah India.

Kini, bangunan masjid itu dirobohkan dan akan dibangun kuil untuk tempat ibadah orang Hindu. (T/RS2/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)