Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ponpes Shuffah Al-Jamaah Tasikmalaya Jalin MoU dengan STISA ABM Lampung

Mujiburrahman Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 28 Januari 2026 - 20:41 WIB

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:41 WIB

11 Views ㅤ

Ponpes Shuffah Al-Jamaah Tasikmalaya Jalin MoU dengan STISA ABM Lampung Selatan ( Doc : MINA)

Lampung Selatan, MINA — Pondok Pesantren Shuffah Al-Jamaah Tasikmalaya, Rabu (28/1), menjalin penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Masud (STISA ABM) Lampung.

Penandatanganan MoU dihadiri Ketua STISA ABM Lampung, Dr. Lili Sholehuddin, M.Pd. Sementara dari pihak Pondok Pesantren Shuffah Al-Jamaah Tasikmalaya diwakili oleh Mudir, Hasan Yusuf, M.Pd.

Kerja sama bertujuan untuk memperkuat sinergi kelembagaan dalam bidang pendidikan, khususnya dalam membuka akses dan peluang lanjutan studi bagi para santri Pondok Pesantren Shuffah Al-Jamaah Tasikmalaya ke jenjang pendidikan tinggi.

Mudir Ponpes Shuffah Al-Jamaah Tasikmalaya, Hasan Yusuf, menyampaikan harapannya agar kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para santri.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Menurutnya, STISA ABM diharapkan menjadi salah satu pilihan perguruan tinggi agama Islam bagi santri yang telah menyelesaikan pendidikan di pesantren.

“Harapan dari kegiatan ini adalah santri-santri di Pondok Pesantren Shuffah Al-Jamaah yang telah menyelesaikan studinya dapat menjadikan STISA ABM sebagai salah satu pilihan perguruan tinggi agama Islam,” ujar Hasan kepada MINA.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia santri, sekaligus memperluas jejaring pendidikan Islam yang berorientasi pada penguatan ilmu Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman.

Sementara itu, Ketua STISA ABM, Dr. Lili Sholehuddin, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen STISA ABM untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pendidikan Islam, khususnya pesantren, dalam rangka mencetak generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Melalui MoU ini, kedua lembaga berharap dapat mengembangkan berbagai program bersama di masa mendatang, baik dalam bidang akademik, dakwah, maupun penguatan kelembagaan pendidikan Islam. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Rekomendasi untuk Anda