Teheran, MINA – Serangan udara Amerika Serikat-Israel kembali menghantam Teheran pada Selasa (7/4) dengan menargetkan sejumlah wilayah di Teheran dan sekitarnya.
Dalam serangan udara AS-Israel tersebut, sebuah sinagoge Yahudi, Rafi Nia, dilaporkan hancur total akibat pemboman yang menyasar kawasan pusat kota Teheran.
Pihak berwenang Iran menyatakan, serangan udara AS-Israel menyebabkan kerusakan parah pada Sinagoge Rafi Nia.
Bangunan tempat ibadah itu runtuh sepenuhnya, sementara gulungan Taurat ditemukan tertimbun di bawah puing-puing.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Peristiwa ini dinilai sebagai pukulan berat bagi komunitas Yahudi, tidak hanya di Iran tetapi juga di seluruh dunia.
Perwakilan komunitas Yahudi di parlemen Iran, Homayoun Sameh Najafabadi, mengecam keras serangan udara AS-Israel tersebut.
Ia menegaskan bahwa serangan itu terjadi saat hari keagamaan dan tidak menunjukkan belas kasihan, bahkan terhadap warga Yahudi Iran sendiri.
“Selama hari raya kami, entitas Israel justru menargetkan kami. Ini menunjukkan bahwa serangan udara AS-Israel tidak membedakan agama maupun kelompok,” ujarnya.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Al Mayadeen melaporkan, selain menghancurkan sinagoga, serangan udara AS-Israel juga menewaskan sedikitnya 18 warga sipil, termasuk anak-anak, dan melukai 24 orang lainnya di wilayah permukiman Teheran, menurut pejabat keamanan di Provinsi Alborz.
Di wilayah Baharestan, Teheran barat daya, serangan udara AS-Israel menewaskan sedikitnya 13 orang.
Sementara itu, di Qom, lima warga sipil dilaporkan tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat pemboman di kawasan padat penduduk.
Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan udara AS-Israel juga menyasar wilayah Teheran bagian timur dan barat, memperluas dampak kehancuran di berbagai kawasan sipil.
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
Tidak hanya itu, serangan udara AS-Israel turut menargetkan infrastruktur vital, termasuk Bandara Mehrabad dan gardu listrik di Teheran barat.
Di kawasan Molavi, sejumlah toko mengalami kerusakan berat akibat serangan terpisah.
Pejabat keamanan di Provinsi Qom juga mengungkapkan bahwa jembatan utama di luar kota menjadi sasaran serangan udara AS-Israel, yang semakin memperparah gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Sementara itu, di Provinsi Isfahan, serangan udara AS-Israel menghantam jembatan kereta api di Kashan, menewaskan dua orang dan melukai tiga lainnya.
Baca Juga: Trump Sebut AS Kuasai Greenland, Ini Isi Kesepakatannya
Dampak serangan udara AS-Israel terhadap infrastruktur sipil disebut sangat luas. Menteri Pendidikan Iran, Ali Reza Kazemi, melaporkan bahwa hingga saat ini sedikitnya 750 fasilitas pendidikan hancur akibat pemboman. Selain itu, 60 guru dan 250 siswa dilaporkan tewas dalam rangkaian serangan tersebut.
Serangan udara AS-Israel ini kembali menuai kecaman karena menargetkan kawasan sipil, termasuk tempat ibadah, sekolah, dan fasilitas umum lainnya. Pemerintah Iran menyerukan diakhirinya agresi dan berharap terciptanya perdamaian yang adil dan berkelanjutan di kawasan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Demonstrasi di New Jersey Protes Ekspor Senjata ke Israel
















Mina Indonesia
Mina Arabic