Teheran, MINA – Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyerang infrastruktur penting di empat pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain, dalam fase pertama responsnya terhadap pelanggaran terbaru Amerika Serikat terhadap wilayah Iran.
Korps tersebut merinci pembalasan tersebut dalam sebuah pernyataan pada Kamis (9/9), mengidentifikasi pos-pos yang menjadi sasaran, yaitu Arifjan dan Ali Al Salem di Kuwait dan Juffair dan Sheikh Isa di Bahrain.
IRGC mencatat bahwa fasilitas tersebut diserang menggunakan rudal dan drone, Press TV melaporkan.
Pernyataan tersebut muncul setelah pesawat-pesawat Amerika melakukan berbagai serangan terhadap beberapa wilayah selatan Iran, menargetkan infrastruktur sipil dan menewaskan 14 orang, selain menyerang sebuah jembatan di Provinsi Golestan.
Baca Juga: Militer Yaman Klaim Lumpuhkan 1.747 Personel Houthi
IRGC memperingatkan militer AS yang membunuh anak-anak bahwa jika mereka mengulangi tindakan agresinya, “respons penghancuran kami akan diperluas mencakup pangkalan-pangkalan Amerika lainnya di seluruh wilayah.” []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Suriah Peringatkan Serangan Israel ke Wilayahnya Ancam Keamanan dan Stabilitas Kawasan
















Mina Indonesia
Mina Arabic