Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sami Khedira Kembali ke Madrid, Jadi Asisten Mourinho

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 9 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Ahad, 9 Agustus 2026 - 21:00 WIB

51 Views ㅤ

Sami Khedira (foto: Skysport)

Madrid, MINA – Mantan gelandang Real Madrid dan Timnas Jerman, Sami Khedira kembali ke Santiago Bernabéu dengan peran baru sebagai bagian dari staf kepelatihan José Mourinho.

Khedira diproyeksikan membantu Mourinho menangani tim sekaligus menjadi figur penting dalam menjaga komunikasi antara pelatih dan para pemain.

Khedira bukan sosok asing bagi Mourinho. Keduanya pernah bekerja sama ketika pelatih asal Portugal tersebut menangani Real Madrid pada 2010-2013. Skysport melaporkan, Ahad (9/8).

Sami Khedira dikenal sebagai salah satu pesepak bola Muslim yang pernah menghiasi panggung sepak bola Eropa. Lahir di Stuttgart, Jerman, pada 4 April 1987, Khedira memiliki darah Tunisia dari sang ayah dan Jerman dari ibunya.

Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027

Ia kemudian tumbuh sebagai pemain profesional di Jerman sebelum memperkuat Real Madrid, Juventus, hingga Hertha BSC, serta menjadi bagian dari Timnas Jerman yang menjuarai Piala Dunia 2014.

Latar belakang keluarganya membuat Khedira memiliki kedekatan dengan dua budaya, Jerman dan Tunisia. Dalam sebuah wawancara pada Juni 2026, Khedira juga menggambarkan dirinya dan keluarganya sebagai bagian dari dua budaya yang hidup berdampingan secara alami.

Mourinho pula yang membawa Khedira ke Madrid setelah gelandang tersebut tampil bersama VfB Stuttgart dan Timnas Jerman pada Piala Dunia 2010.

Dalam struktur baru tersebut, Khedira tidak hanya diharapkan menjalankan tugas teknis di lapangan. Pengalaman selama lima musim sebagai pemain Madrid membuatnya memahami karakter klub dan dinamika ruang ganti.

Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Selama menjadi pemain Madris, Khedira berkembang menjadi sosok yang lebih komunikatif dan aktif dalam membangun kepemimpinan di dalam tim.

Peran tersebut menjadi semakin penting karena Khedira memiliki hubungan langsung dengan sejumlah pengalaman penting Madrid pada era Mourinho.

Ia menjadi bagian dari tim yang menjuarai Copa del Rey 2010/2011 dan La Liga 2011/2012, sekaligus memperkuat skuad yang secara konsisten mencapai semifinal Liga Champions selama tiga musim Mourinho menangani klub.

Setelah pensiun sebagai pemain pada 2021, Khedira tetap mengembangkan dirinya di luar lapangan. Ia pernah bekerja sebagai analis sepak bola dan juga menempuh pendidikan kepemimpinan serta kepelatihan melalui program UEFA.

Baca Juga: Timnas Portugal Masih Buka Pintu untuk Ronaldo, Pelatih Jorge Jesus Sebut Hanya Kesalahpahaman

Pengalaman tersebut menjadi modal tambahan ketika kini memasuki dunia kepelatihan secara langsung.

Kembalinya Khedira juga memberikan Mourinho sosok yang memahami budaya Real Madrid dari dalam.

Dengan pengalaman sebagai mantan pemain, juara dunia bersama Jerman pada 2014, serta pernah bekerja langsung di bawah Mourinho, Khedira diharapkan dapat membantu membangun karakter tim sekaligus menjadi penghubung antara ruang ganti dan staf kepelatihan pada musim 2026/2027.

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: “King Indo” Resmi Jadi “King ASEAN”

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
MINA Sport
MINA Sport
MINA Sport
MINA Sport