Sebanyak 11 Pendaki Gunung Marapi Dinyatakan Meninggal

Padang, MINA – Sedikitnya 11 orang dinyatakan meninggal dunia.Demikian disampaikan Kepala Kordinator SAR Kota Padang, Sumatera Barat, Abdul Malik di Padang, Senin (4/12).

Terdapat 75 orang pendaki Gunung Marapi saat terjadi erupsi, Ahad (3/12). Gunung Marapi terletak di kawasan antara Bukittinggi dan Padang Panjang. Para pendaki biasanya mendaki dari nagari Koto Baru yang terletak di antara dua kota itu.

Dari 75 orang pendaki, 11 korban dilaporkan meninggal dunia, lanjutnya proses pencarian 11 korban dilakukan hingga pukul 07.10 WIB.

Dikatakannya, terdapat tiga orang selamat yang berhasil dievakuasi. Namun 11 korban lainnya dinyatakan meninggal dunia.

“Pencarian hingga pukul 07.10 WIB tim gabungan berhasil menemukan tiga orang dalam keadaan selamat dan 11 orang meninggal dunia,” ujar Malik.

Malik menerangkan, pihaknya berhasil mendata ada 75 orang pendaki Gunung Marapi saat terjadi erupsi.

Sejauh ini tim SAR gabungan telah mengevakuasi 49 korban. Sebagian korban berhasil dievakuasi dengan kondisi selamat.

Hingga kini, kata Malik, tim SAR masih menelusuri pencarian dan evakuasi korban dari puncak Gunung Marapi.

“Saat ini tim masih dalam proses evakuasi dari puncak Gunung Marapi ke bawah,” jelasnya.

Sementara itu para pendaki Gununug Marapi yang selamat sebagian telah dibawa ke rumah sakit di Kota Padang dan Bukittinggi.

Ada juga beberapa korban selamat yang sudah dikembalikan ke keluarganya.

Malik mengatakan, tim SAR secara paralel melakukan pencarian 12 pendaki Gunung Marapi yang belum ditemukan.

Sementara itu, 11 korban meninggal dunia yang sudah dievakuasi saat ini masih dalam proses identifikasi.

Daftar Pendaki Gunung Marapi yang Sudah Dievakuasi:

1. Iqbal

2. Toni Alifian,

3. Al Fajri,

4. Selastri Anggini,

5. Nur Rizki,

6. Muhammad Suyudi,

7. Shadam Romeigo,

8. Adipatiawarman,

9. Muhammad Alif,

10. Lingga Duta Andrefa,

11. Muhammad Faith Ewaldo,

12. Elika Maharani,

(R/R4/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)