Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah Baru, Indonesia Menang Bidding Pembangunan Kampung Haji di Mekah

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Rudi Hendrik - Rabu, 7 Januari 2026 - 07:28 WIB

Rabu, 7 Januari 2026 - 07:28 WIB

13 Views ㅤ

Pertemuan tersebut berlangsung awal Januari 2026, dalam rangka kunjungan resmi Presiden Republik Indonesia ke Arab Saudi untuk membahas penguatan kerja sama bilateral, termasuk pelayanan ibadah haji. (Foto: HIMPUH)

Bogor, MINA — Pemerintah Indonesia mencatatkan sejarah baru dalam pelayanan ibadah haji setelah berhasil memenangkan proses bidding lahan strategis di Mekah, Arab Saudi, yang akan dikembangkan menjadi Kampung Haji Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, keberhasilan ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya Indonesia memiliki properti hotel sendiri di Kota Suci Makkah. Informasi tersebut disampaikannya usai menerima laporan dari Danantara.

“Bapak Rosan melaporkan bahwa kita telah memenangkan bidding dan sekarang Indonesia memiliki hotel sendiri di Makkah,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Prasetyo menilai keberhasilan tersebut bukan sekadar proyek investasi, melainkan hadiah besar bagi umat Islam Indonesia, khususnya calon jamaah haji yang setiap tahun jumlahnya terus meningkat.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Ia menyebutkan, dengan adanya Kampung Haji Indonesia, pemerintah berharap pelayanan, kenyamanan, dan kualitas fasilitas bagi jmaah haji dapat meningkat secara signifikan.

“Saya kira ini menjadi salah satu kado bagi bangsa Indonesia dan bagi umat Islam khususnya. Ini keberhasilan Pemerintah Republik Indonesia untuk pertama kalinya kita bisa memiliki Kampung Haji di Arab Saudi,” katanya.

Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan keberhasilan ini tidak lepas dari peran diplomasi Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berhasil melobi pemerintah Arab Saudi hingga terjadi perubahan kebijakan terkait kepemilikan aset asing.

Menurutnya, untuk pertama kalinya pemerintah Arab Saudi memberikan izin kepada sebuah negara untuk memiliki aset properti di wilayahnya, sehingga membuka peluang investasi jangka panjang di sektor pelayanan haji.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Sebelumnya, Kepala Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa pembangunan Kampung Haji Indonesia direncanakan dimulai pada kuartal IV 2026. Proyek ini merupakan kelanjutan investasi Danantara Investment Management (DIM) setelah memenangkan bidding lahan kosong di Makkah

Ia menjelaskan kawasan tersebut akan dibangun sebanyak 13 tower hotel dengan kapasitas sekitar 6.000 unit kamar serta dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk rumah sakit, guna memenuhi kebutuhan akomodasi dan layanan kesehatan bagi jmaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci.

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Rekomendasi untuk Anda