Jakarta, MINA – Pemerintah Indonesia mulai merealisasikan pembangunan kawasan “Kampung Haji” di Arab Saudi dengan memulai proses pembebasan lahan sebagai tahap awal proyek strategis untuk meningkatkan layanan jamaah haji Tanah Air.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy, pada Kamis (30/4) mengatakan lokasi proyek berada di kawasan Jabal Hindawiyah yang berjarak sekitar 2 hingga 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.
Kawasan tersebut dirancang memiliki akses khusus, termasuk terowongan, guna memudahkan mobilitas jamaah tanpa terganggu arus lalu lintas maupun kepadatan peziarah lain.
Pada tahap awal pembangunan, pemerintah menyiapkan tiga menara (tower) yang mampu menampung sekitar 1.600 jamaah. Fasilitas ini ditargetkan mulai dapat digunakan pada musim haji tahun depan setelah pengelolaannya berada di bawah lembaga investasi Danantara.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Muhadjir menegaskan proyek Kampung Haji merupakan visi jangka panjang yang telah dirintis sejak era Presiden Joko Widodo dan kini dilanjutkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebutkan, rencana tersebut telah menjadi cita-cita selama puluhan tahun untuk menghadirkan pusat layanan terpadu bagi jamaah Indonesia di Tanah Suci.
Dalam pengembangannya, kawasan Kampung Haji direncanakan berdiri di atas lahan sekitar 84 hektare, dengan sekitar 54 hektare saat ini masih dalam proses pembebasan.
Ke depan, kawasan ini akan dilengkapi ratusan tower hunian guna menampung sebagian besar jamaah haji asal Indonesia.
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
Pemerintah memastikan pembiayaan proyek tidak bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan melalui skema investasi dengan melibatkan investor, termasuk dari Arab Saudi.
Selain itu, disiapkan pula dukungan dana operasional sekitar Rp1,7 triliun untuk menjaga keberlanjutan layanan tanpa membebani biaya haji jamaah. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menekan biaya ibadah haji di masa mendatang. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic