New York, MINA – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi banjir bandang dan tanah longsor besar yang melanda Sri Lanka, Indonesia, Thailand, dan Malaysia.
Pernyataan itu disampaikan melalui juru bicara PBB, Stephane Dujarric, pada Selasa (2/12). Melansir Xinhua.
Dujarric mengatakan, Sekjen Guterres menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga para korban serta menegaskan solidaritasnya bagi seluruh masyarakat yang terdampak bencana.
“PBB menjalin kontak erat dengan otoritas di keempat negara dan siap memberikan dukungan terhadap upaya bantuan dan tanggap darurat,” ujarnya.
Baca Juga: Menlu Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga Tuntutan Dipenuhi
Ia menambahkan, tim PBB di masing-masing negara telah siaga untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan pemerintah setempat.
Menurut laporan PBB, lebih dari 1.000 orang dilaporkan tewas dan jutaan warga terdampak akibat hujan deras berkepanjangan yang memicu banjir besar dan longsor di wilayah luas empat negara tersebut. Banyak warga juga masih dinyatakan hilang.
Di Indonesia, jumlah korban tewas akibat banjir dan longsor di tiga provinsi di Pulau Sumatra telah meningkat menjadi lebih dari 800 orang per Rabu (3/12).
Sementara itu, lebih dari 400 warga Sri Lanka dilaporkan meninggal akibat bencana yang dipicu Siklon Ditwah.
Baca Juga: Prancis Kerahkan Pasukan Militer untuk Hadapi Demonstrasi
PBB menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya kemanusiaan dan pemulihan di negara-negara terdampak.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Kirim Jet Tempur Typhoon ke Arab Saudi untuk Tangkal Serangan Houthi
















Mina Indonesia
Mina Arabic