Gaza, MINA – Sedikitnya lima warga Palestina terluka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis, akibat serangan pesawat tanpa awak atau drone Israel di lingkungan Sheikh Radwan, Gaza utara, Jumat pagi (16/10).
Serangan tersebut terjadi ketika pemboman artileri, penembakan, dan penghancuran rumah terus berlangsung di berbagai wilayah Jalur Gaza.
Pasukan penjajah Israel meningkatkan agresi militernya di sejumlah kawasan, termasuk wilayah timur Kota Gaza, Gaza tengah, dan Gaza selatan. Di Al-Mawasi, sebelah barat Rafah, tank-tank Israel dilaporkan menembaki tenda-tenda yang menjadi tempat berlindung pengungsi Palestina.
Di Gaza utara, pasukan Israel melanjutkan penghancuran sisa-sisa rumah warga Palestina di bagian timur Kota Gaza dengan menggunakan perangkat peledak yang disebut robot peledak.
Baca Juga: Krisis Dana Paksa PBB Pangkas Bantuan Pangan bagi 500.000 Warga Gaza
Di lingkungan Shujaiya, Gaza timur, pasukan Israel meledakkan dua perangkat tersebut. Kendaraan militer Israel juga melepaskan tembakan di bagian timur lingkungan Tuffah, sementara artileri membombardir kawasan timur kota.
Ledakan dan operasi penghancuran itu menimbulkan getaran kuat hingga menyebabkan sebagian rumah di lingkungan Sheikh Radwan runtuh. Peristiwa tersebut menambah kerusakan bangunan hunian di tengah berlanjutnya operasi militer Israel.
Di Gaza tengah, kendaraan militer Israel melepaskan tembakan intensif di bagian utara Kamp Pengungsi Bureij.
Sementara itu, di Gaza selatan, kapal perang Israel menembakkan senjata dan meluncurkan sejumlah peluru di perairan lepas pantai Rafah. Helikopter Israel juga dilaporkan melepaskan tembakan di wilayah barat kota tersebut.
Baca Juga: Serangan Drone Zionis Israel Tewaskan Empat Warga Palestina di Gaza
Tank-tank Israel turut menembaki tenda-tenda pengungsi di Al-Mawasi, tempat ribuan warga Palestina berlindung dalam kondisi kemanusiaan yang sulit.
Di Khan Younis, kendaraan lapis baja Israel melepaskan tembakan intensif di bagian timur kota, sedangkan artileri membombardir wilayah selatan.
Rentetan serangan, penembakan, dan penghancuran bangunan di berbagai wilayah Jalur Gaza terus meningkatkan ancaman terhadap keselamatan warga sipil, termasuk keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan terpaksa berlindung di tenda-tenda pengungsian. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pep Guardiola Serukan Solidaritas: Nyawa Palestina Sangat Berharga
















Mina Indonesia
Mina Arabic