Tel Aviv — Tahanan Palestina asal Gaza dilaporkan menghadapi tindakan represif dan penyiksaan hampir setiap hari di bagian Rakevet, Penjara Ramleh, yang dikelola otoritas penjajahan Zionis Israel.
Al Mayadeen melaporkan pada Senin (14/9), Kantor Media Tahanan Palestina mengatakan, penjaga penjara Israel melakukan kekerasan fisik secara sengaja terhadap para tahanan Gaza, termasuk memukul bagian alat kelamin mereka.
Menurut laporan tersebut, unit represif juga memindahkan tahanan Palestina ke ruangan yang tidak dilengkapi kamera pengawas sebelum melakukan kekerasan.
Para tahanan disebut dipukuli dalam kondisi tangan dan kaki terikat serta mata tertutup.
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan
Kantor Media Tahanan Palestina menyatakan tindakan represif dan penyiksaan di bagian Rakevet telah berlangsung hampir setiap hari.
Lembaga tersebut menilai penggunaan ruangan tanpa kamera memungkinkan tindakan kekerasan dilakukan tanpa pengawasan.
Pasukan represif disebut sengaja membawa tahanan Gaza ke lokasi tersebut sebelum melakukan penyerangan.
Kantor Media Tahanan Palestina menyerukan organisasi internasional dan lembaga hak asasi manusia segera turun tangan untuk menghentikan dugaan penyiksaan terhadap tahanan Palestina dari Gaza.
Baca Juga: Liga Arab Kutuk Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Mereka juga mendesak penyelidikan atas dugaan penyiksaan serta meminta pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban.
Laporan tersebut menambah kekhawatiran mengenai kondisi tahanan Gaza di penjara Israel, terutama sejak dimulainya perang di Jalur Gaza pada Oktober 2023.
Berbagai lembaga Palestina sebelumnya telah berulang kali menyoroti kondisi penahanan, termasuk persoalan akses terhadap layanan medis dan kebutuhan dasar kemanusiaan.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Operasi Militer Israel di Al-Khalil Masuk Hari ke-10, Pelanggaran Terus Meningkat
















Mina Indonesia
Mina Arabic