Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Hasanatun Aliyah Editor : Widi Kusnadi - 8 jam yang lalu

8 jam yang lalu

9 Views

Tahanan Perempuan Palestina di Penjara Damon. (Quds Press)

Ramallah, MINA – Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina melaporkan jumlah perempuan Palestina di penjara pendudukan Israel meningkat menjadi 88 orang.

Dalam pernyataannya yang dikutip Selasa (3/11), komisi tersebut mencatat sekitar 24 persen dari seluruh tahanan perempuan dikenai perintah tahanan administratif, termasuk perintah penahanan baru maupun perpanjangan.

Tahanan administratif merupakan praktik yang memungkinkan otoritas penjajah Israel menahan warga Palestina tanpa dakwaan dan proses pengadilan. Praktik tersebut membuat tahanan dapat mendekam dalam penjara berdasarkan perintah yang terus diperpanjang.

Kondisi tahanan Palestina di penjara Israel juga terus menjadi perhatian berbagai lembaga hak asasi manusia. Pada 1 November, sebuah laporan mengungkap kondisi kesehatan tahanan Palestina yang sakit di Penjara Gilboa semakin memburuk akibat dugaan penelantaran medis.

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Pada Oktober lalu, Palestinian Prisoner’s Society melaporkan puluhan penggerebekan represif di sejumlah penjara Israel sejak 7 Oktober. Jurnalis Palestina yang juga mantan tahanan, Bushra al-Taweel, turut dilaporkan menghadapi kondisi keras selama menjalani isolasi berkepanjangan.

Praktik penahanan juga meluas ke berbagai wilayah Palestina. Palestinian Prisoner’s Society mencatat sekitar 70 warga Palestina diculik oleh otoritas Israel dalam beberapa hari di seluruh Tepi Barat pada akhir Oktober.

Selama operasi militer Israel selama 10 hari di Al-Khalil yang berakhir dengan penarikan pasukan pada Senin (2/11), lebih dari 115 warga Palestina juga dilaporkan diculik, termasuk seorang anak perempuan. Ratusan warga lainnya mengalami penahanan sementara, interogasi, dan perlakuan buruk.

Pada hari yang sama, WAFA melaporkan sejumlah perkembangan terkait kondisi warga Palestina di wilayah pendudukan. Utusan Palestina dan Presiden Komite Internasional Palang Merah (ICRC) membahas kondisi tahanan Palestina di penjara Israel serta situasi kemanusiaan di wilayah Palestina yang diduduki.

Baca Juga: Israel Lanjutkan Serangan di Gaza, Lima Warga Palestina Syahid 

Di Tepi Barat, pasukan pendudukan Israel membongkar monumen untuk warga Palestina yang gugur di Nablus dan menurunkan bendera Palestina di Tulkarem. Pasukan Israel juga mencabut pohon-pohon zaitun serta menutup pintu masuk dua desa di selatan Nablus.

Sementara itu, di Jalur Gaza, lima warga Palestina, termasuk seorang anak, gugur dalam serangan Israel pada Senin (2/11). Jumlah korban tewas sejak 7 Oktober 2023 dilaporkan mencapai 74.609 orang.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan

Rekomendasi untuk Anda