Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanggapi Menteri Pertahanan Israel tentang Lebanon Selatan, AS Bilang Begini

Rudi Hendrik Editor : Widi Kusnadi - Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:07 WIB

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:07 WIB

18 Views ㅤ

Tentara Israel (Foto: @idfonline)

Washington, MINA – Kehadiran militer Israel secara permanen di Lebanon Selatan “tidak sejalan” dengan perjanjian kerangka kerja yang disponsori AS dan ditandatangani pada bulan Juni, serta dapat merusak perdamaian jangka panjang, demikian disampaikan oleh seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS pada Rabu (12/8).

Pernyataan pejabat yang tidak disebutkan namanya itu disampaikan sebagai tanggapan atas pernyataan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bahwa Israel tidak berniat menarik diri dari Lebanon selatan, menurut laporan Channel 12 Israel.

“AS mengharapkan semua pihak untuk bertindak sesuai dengan kerangka kerja yang telah mereka sepakati, dan Israel telah menegaskan bahwa mereka tidak memiliki ambisi wilayah di Lebanon,” ujar pejabat tersebut.

“Kehadiran militer permanen di Lebanon Selatan tidak sejalan dengan komitmen yang tertuang dalam kerangka kerja tersebut, ataupun dengan perdamaian dan keamanan jangka panjang bagi kedua negara,” tambah pejabat itu.

Baca Juga: Tiket Konser Free Palestina Macklemore Ludes Terjual, Dukungan Kepada Palestina Meningkat

Pejabat tersebut menegaskan kembali “dukungan penuh” Washington terhadap integritas wilayah dan kedaulatan Lebanon.

Perjanjian kerangka kerja tersebut secara jelas menetapkan jalur berbasis kondisi di mana tentara Israel akan melakukan penempatan ulang secara bertahap, dengan syarat Hizbullah dilucuti senjatanya dan infrastrukturnya dibongkar dengan cara yang dapat diverifikasi, kata pejabat itu. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Senat AS Gagalkan Resolusi Penyelidikan Kematian 9 Warga AS di Tepi Barat

Rekomendasi untuk Anda